Malang - Fenomena sound horeg yang semakin marak di Malang Raya mendorong lahirnya sebuah inovasi digital yang dapat membantu masyarakat mengatur aktivitas mereka. Seorang pemuda asal Kota Malang mengembangkan Sound Horeg Early Warning System (EWS), sebuah platform yang menyajikan informasi lokasi, jadwal, hingga perkiraan radius dampak kebisingan dari kegiatan sound horeg.
Inovasi tersebut kini tidak hanya berhenti sebagai sebuah website. Pengembangnya tengah menyiapkan versi aplikasi yang diharapkan mampu memberikan peringatan secara langsung kepada pengguna ketika berada di sekitar lokasi penyelenggaraan sound horeg. Dengan begitu, masyarakat dapat memilih jalur alternatif untuk menghindari kemacetan maupun paparan kebisingan yang tinggi.
Ide pembuatan platform ini berawal dari keresahan terhadap maraknya kegiatan sound horeg yang sering berlangsung di berbagai wilayah Malang Raya, terutama saat musim karnaval. Banyak warga merasa terganggu oleh tingginya intensitas suara, sementara sebagian lainnya kesulitan mengetahui lokasi kegiatan sehingga tanpa sengaja terjebak kemacetan atau berada terlalu dekat dengan sumber suara.
Melalui sistem berbasis peta digital, pengguna dapat melihat titik lokasi penyelenggaraan sound horeg lengkap dengan estimasi radius penyebaran suara. Informasi tersebut disusun berdasarkan data agenda yang dikumpulkan dari berbagai sumber dan divisualisasikan agar mudah dipahami masyarakat.
Selain menampilkan peta lokasi, platform ini juga memiliki fitur pengecekan posisi pengguna. Fitur tersebut memungkinkan sistem mendeteksi apakah seseorang sedang berada dalam area yang diperkirakan terdampak kebisingan. Jika berada di dalam radius tersebut, pengguna dapat mempertimbangkan untuk mengubah rute perjalanan atau menunda aktivitas di sekitar lokasi.
Ke depan, pengembang berencana menghadirkan aplikasi yang memiliki pengalaman penggunaan layaknya aplikasi navigasi. Pengguna nantinya akan memperoleh notifikasi otomatis ketika mendekati lokasi penyelenggaraan sound horeg. Sistem juga dirancang agar mampu memberikan rekomendasi jalur alternatif sehingga perjalanan tetap nyaman tanpa harus melewati pusat keramaian.
Pengembangan aplikasi ini juga membuka peluang keterlibatan masyarakat. Informasi mengenai agenda sound horeg diharapkan dapat terus diperbarui melalui laporan pengguna sehingga data yang tersedia semakin lengkap dan akurat.
Kehadiran teknologi ini dinilai memberikan manfaat bagi berbagai kalangan. Warga yang memiliki bayi, lansia, maupun mereka yang sensitif terhadap kebisingan dapat mengatur aktivitas lebih baik. Di sisi lain, masyarakat yang memang ingin menghadiri kegiatan sound horeg juga dapat memanfaatkan aplikasi tersebut untuk mengetahui jadwal dan lokasi acara.
Inovasi tersebut menunjukkan bagaimana teknologi sederhana dapat menjadi solusi atas persoalan yang muncul di tengah masyarakat. Dengan memanfaatkan sistem pemetaan digital dan informasi berbasis lokasi, masyarakat memiliki akses terhadap peringatan dini sehingga dapat merencanakan perjalanan dengan lebih nyaman, aman, dan efisien.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan Online