Membuat Ecoprint bersama ibu-ibu PKK di Desa Ringinkembar (Foto Istimewa)
Malang – Balai Dusun Kampung Baru, Desa Ringinkembar, tampak ramai pada Rabu (6/8/2025). Puluhan ibu-ibu PKK antusias mengikuti pelatihan ecoprint yang digelar mahasiswa PMM/KKN Berdampak Universitas Muhammadiyah Malang (UMM).
Pelatihan ini bertujuan mengenalkan teknik menghias kain dengan memanfaatkan motif alami dari daun dan bunga. Kegiatan berlangsung interaktif, dimulai dari proses menata daun di atas kain, menggunakan pewarna alami, hingga merebus kain agar motif tercetak dengan jelas.
Pilihan ecoprint diambil karena Desa Ringinkembar memiliki potensi alam yang kaya akan dedaunan dan bunga. Mahasiswa berharap keterampilan ini dapat membuka peluang usaha kreatif bagi warga, khususnya ibu-ibu PKK, sekaligus mendorong pemanfaatan bahan alami secara berkelanjutan.
Proses pembuatan eco print (Foto Istimewa)
“Saya sangat senang bisa ikut belajar ecoprint. Ini kesempatan bagus bagi kami untuk membuat produk yang unik dan bernilai. Selain itu, kami juga merasa lebih dekat dengan alam dan belajar menghargai keindahan di sekitar kita,” ungkap Anita, salah satu anggota PKK, dengan semangat.
Para peserta berharap keterampilan ecoprint bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, bahkan menjadi produk unggulan desa. Hasil karya tidak hanya bernilai seni, tetapi juga berpotensi menambah perekonomian keluarga.
Melalui pelatihan ini, warga Dusun Kampung Baru semakin sadar bahwa daun dan bunga bukan sekadar elemen alam, melainkan sumber daya yang bisa diolah menjadi produk kreatif bernilai. Ecoprint pun menjadi langkah nyata dalam meningkatkan kemandirian ekonomi sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan Langsung