Suasana Depan Hotel Niagara di kawasan Lawang, Kabupaten Malang (Bhekti Setyowibowo/INDOZONE)
Malang - Hotel Niagara di kawasan Lawang, Kabupaten Malang, kembali ramai diperbincangkan. Isunya bukan soal layanan atau fasilitas, tetapi label angker yang melekat sejak sebuah video viral di media sosial.
Video tersebut menampilkan sekelompok tamu yang datang pada malam hari. Mereka memperlihatkan suasana hotel yang sepi, bangunan tua, lalu memutuskan pergi tanpa menginap. Konten itu memicu spekulasi dan cerita mistis di kalangan warganet.
Pihak pengelola Hotel Niagara langsung memberi klarifikasi. Manajemen menegaskan tidak pernah ada kejadian mistis yang dialami tamu selama hotel beroperasi. Mereka menyebut narasi angker muncul karena persepsi visual dan kebutuhan konten media sosial.
Hotel Niagara memang bangunan lama. Hotel ini berdiri sejak era kolonial Belanda dan awalnya difungsikan sebagai vila. Arsitekturnya klasik dengan detail khas Eropa. Lorong panjang, plafon tinggi, dan furnitur lawas menjadi ciri utama. Bagi sebagian orang, tampilan ini memicu kesan menyeramkan.
Dari sisi fungsi, hotel ini berjalan normal. Tamu datang silih berganti, terutama wisatawan yang tertarik pada bangunan bersejarah. Beberapa komunitas fotografi dan pecinta arsitektur juga kerap berkunjung karena nilai estetikanya.
Soal tarif, Hotel Niagara tergolong terjangkau. Harga menginap per malam berkisar di angka 200 ribuan. Dengan tarif tersebut, tamu mendapatkan kamar luas, suasana tenang, dan pengalaman menginap di bangunan bersejarah yang jarang ditemui di hotel modern.
Cerita mistis memang hidup di tengah masyarakat. Ada yang menyebut penampakan sosok noni Belanda atau suara misterius di malam hari. Namun cerita ini bersifat lisan dan tidak pernah dibuktikan secara nyata oleh pengelola maupun tamu.
Hotel Niagara pada akhirnya berdiri sebagai hotel tua dengan sejarah panjang. Label angker lebih banyak lahir dari persepsi visual dan narasi viral. Bagi kamu yang menyukai wisata sejarah dan bangunan klasik, hotel ini justru menawarkan pengalaman menginap yang berbeda dengan biaya yang ramah di kantong.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan Langsung