Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Minggu, 08 FEBRUARI 2026 • 19:30 WIB

Limun Linggar Djati, Minuman Bersoda Legendaris Asal Pasuruan yang Tetap Bertahan Sejak 1948

Limun Linggar Djati, Minuman Bersoda Legendaris Asal Pasuruan yang Tetap Bertahan Sejak 1948Minuman Legendaris Linggarjati (Bhekti Setyowibowo / INDOZONE)

Life - Limun Linggar Djati merupakan minuman bersoda tradisional asal Pasuruan, Jawa Timur, yang masih bertahan hingga sekarang. Produk ini pertama kali diproduksi pada tahun 1948 dan dikenal sebagai salah satu ikon minuman jadoel di Jawa Timur. Hingga kini, Limun Linggar Djati tetap mempertahankan cita rasa klasik dan kemasan botol kaca khas yang mudah dikenali.

Nama Linggar Djati kerap disalahartikan berasal dari Linggarjati, Kuningan. Faktanya, minuman ini murni berasal dari Pasuruan dan telah menjadi bagian dari sejarah kuliner daerah tersebut. Proses produksi masih mengacu pada resep lama, sehingga rasa yang dihasilkan relatif konsisten dari generasi ke generasi.

Limun Linggar Djati hadir dalam berbagai varian rasa. Beberapa di antaranya adalah sarsaparilla, jeruk, arbei, anggur, temulawak, blueberry, dan mangga. Varian kopi moka menjadi produk terlaris dan paling banyak dicari konsumen. Rasa kopi pada limun ini sering disebut memiliki karakter Coffee Beer atau Coffee Cola yang khas, dengan sensasi soda yang ringan dan menyegarkan.

Ciri utama Limun Linggar Djati terletak pada kemasan botol kaca tradisional berukuran sekitar 330 mililiter. Botol ini tidak hanya berfungsi sebagai wadah, tetapi juga menjadi identitas visual yang kuat. Banyak konsumen mengaitkan botol kaca tersebut dengan nostalgia dan pengalaman minum limun di masa lalu.

Minuman ini biasanya disajikan dalam kondisi dingin. Cara penyajian tersebut dianggap paling pas untuk menghadirkan rasa segar, terutama saat cuaca panas. Di berbagai kesempatan, Limun Linggar Djati juga kerap menjadi pelengkap hidangan kuliner khas Jawa Timur.

Dari sisi harga, Limun Linggar Djati tergolong terjangkau. Di pasaran, harga per botol berkisar antara Rp7.000 hingga Rp12.500, tergantung varian rasa dan lokasi pembelian. Harga ini membuatnya tetap kompetitif di tengah maraknya minuman modern dan produk impor.

Di Kota Malang, Limun Linggar Djati dapat ditemukan di beberapa titik penjualan. Salah satunya tersedia di Depot Hoklay Malang, yang dikenal menjual aneka produk kuliner dan minuman klasik. Kehadiran Limun Linggar Djati di tempat tersebut menunjukkan bahwa minuman tradisional masih memiliki ruang di tengah tren kuliner kekinian.

Keberlanjutan Limun Linggar Djati selama lebih dari tujuh dekade menunjukkan bahwa produk lokal dengan identitas kuat dan kualitas terjaga tetap diminati pasar. Minuman ini tidak hanya menjadi pelepas dahaga, tetapi juga bagian dari memori kolektif masyarakat Jawa Timur.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Limun Linggar Djati, Minuman Bersoda Legendaris Asal Pasuruan yang Tetap Bertahan Sejak 1948

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!