Keindahan Bromo (Bhekti Setyowibowo / INDOZONE)
Malang - Menjelajahi Gunung Bromo tidak selalu harus berjalan kaki atau naik jeep. Banyak wisatawan kini memilih berkuda untuk menikmati lanskap khas kawasan ini.
Layanan sewa kuda disediakan langsung oleh warga sekitar, terutama masyarakat Tengger. Wisatawan bisa menyewa kuda dari area parkir menuju kawah Bromo. Jarak tempuh sekitar 2 hingga 3 kilometer melintasi lautan pasir.
Sensasi berkuda memberi pengalaman berbeda. Wisatawan dapat menikmati pemandangan lebih santai. Hamparan pasir, kabut tipis, dan siluet gunung terlihat lebih jelas tanpa tergesa.
Tarif sewa kuda bervariasi. Rata-rata berkisar antara Rp150.000 hingga Rp300.000 untuk sekali jalan. Harga bisa berubah tergantung musim liburan dan waktu kunjungan.
Keamanan menjadi perhatian utama. Setiap kuda didampingi pemandu lokal. Mereka membantu mengarahkan jalur dan menjaga kenyamanan wisatawan selama perjalanan.
Aktivitas ini juga berdampak pada ekonomi warga. Penyewaan kuda menjadi sumber penghasilan utama bagi sebagian masyarakat sekitar Bromo. Wisatawan ikut berkontribusi langsung pada ekonomi lokal.
Waktu terbaik untuk berkuda biasanya saat pagi hari. Udara masih sejuk dan pemandangan lebih jelas. Momen sunrise menjadi daya tarik utama yang tidak boleh dilewatkan.
Berkuda di Bromo bukan sekadar transportasi. Ini adalah cara menikmati alam dengan ritme yang lebih pelan. Pengalaman ini memberi kesan berbeda dibandingkan perjalanan biasa di kawasan wisata.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan Langsung