Sabtu, 29 NOVEMBER 2025 • 08:11 WIB

Menjaga Warisan Malangan Bersama Ki Sholeh

Author

Ki Sholeh menunjukkan gunungan dalam wayang kulit malangan (Foto Istimewa)

Malang - Wayang topeng Malang menghadapi tekanan besar. Modernisasi membuat banyak orang melupakan seni tradisi. Dalam kondisi seperti ini, kehadiran Ki Sholeh menjadi penting. Ia menjaga seni lama tetap hidup dan relevan di tengah perubahan.

Ki Sholeh atau Mohammad Soleh Adi Pramono lahir di Poncokusumo, Kabupaten Malang. Ia tumbuh bersama tradisi lokal. Ia memilih mengabdikan hidupnya untuk seni pertunjukan. Anda bisa melihat dedikasinya pada wayang topeng, wayang kulit, tari Malangan, mocopat, dan tradisi ruwatan. Ia tidak sekadar mempelajari. Ia menghidupkan kembali ruang seni yang mulai sepi.

Ia mendirikan Sanggar Mangun Dharma. Tempat ini menjadi pusat belajar bagi banyak orang. Anak muda datang untuk memahami identitas budaya. Masyarakat datang untuk memulihkan tradisi ruwatan. Mahasiswa dan peneliti dari luar negeri datang untuk melihat langsung kekayaan seni Malang. Sanggar ini berkembang menjadi ruang perjumpaan budaya.

Ki Sholeh memosisikan seni tradisi sebagai warisan yang perlu dijaga bersama. Ia mengajak generasi muda terlibat. Ia mendorong mereka menari, memainkan topeng, dan memahami cerita di balik setiap gerak. Ia juga membuka ruang bagi pertukaran pengetahuan lintas budaya. Banyak karya kolaboratif lahir setelah peneliti mancanegara belajar di sanggarnya.

Kehadiran Ki Sholeh memberi harapan. Seni tradisi tidak selesai sebagai kenangan. Seni ini bergerak, dipelajari, dipentaskan, dan diwariskan. Perjalanan hidupnya menunjukkan bahwa pelestarian budaya membutuhkan konsistensi. Ia membuktikan bahwa satu orang mampu memengaruhi banyak orang. Ia menunjukkan bahwa seni lokal bisa bertahan jika terus dijaga dan dibagikan.

Wayang topeng Malang tetap bernyawa karena ada sosok yang merawatnya. Sosok yang percaya bahwa budaya adalah rumah. Sosok yang memastikan rumah itu tetap berdiri agar generasi berikutnya tetap mengenalnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan Langsung

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU