Angkot di Terminal Landungsari Sediakan Perpustakaan Mini, Penumpang Bisa Membaca Selama Perjalanan
Malang - Pemandangan berbeda terlihat di Terminal Landungsari, Kota Malang. Sejumlah penumpang tampak membaca buku di dalam mobil angkutan umum. Buku tersebut bukan milik pribadi, tetapi disediakan langsung di dalam kendaraan.
Sebanyak 12 mobil angkutan umum di kawasan Terminal Landungsari dilengkapi perpustakaan mini. Rak kecil berisi buku ditempatkan di bagian dalam angkot. Penumpang bebas membaca selama perjalanan tanpa biaya tambahan.
Inisiatif ini bertujuan meningkatkan kenyamanan penumpang. Waktu tunggu dan perjalanan dimanfaatkan untuk aktivitas produktif. Penumpang tidak hanya duduk atau bermain gawai.
Koleksi buku yang tersedia beragam. Ada buku motivasi, pengetahuan umum, hingga bacaan ringan. Pengelola angkutan memastikan buku dalam kondisi layak baca dan tertata rapi.
Program ini juga menjadi upaya menggiatkan kembali minat baca masyarakat. Data UNESCO pernah menyebut tingkat literasi baca Indonesia masih rendah dibanding sejumlah negara lain. Kehadiran perpustakaan mini di ruang publik seperti angkot menjadi langkah konkret menjawab tantangan tersebut.
Terminal Landungsari sendiri merupakan salah satu titik mobilitas mahasiswa dan pekerja. Banyak penumpang berasal dari kawasan kampus di sekitar Jalan Raya Tlogomas. Kehadiran buku di dalam angkot dinilai relevan dengan karakter penumpangnya.
Respons masyarakat cukup positif. Penumpang merasa perjalanan lebih menyenangkan. Sebagian bahkan memilih membaca dibanding menggunakan ponsel.
Inovasi sederhana ini menunjukkan transportasi umum bisa menjadi ruang edukatif. Angkot tidak hanya berfungsi mengantar penumpang, tetapi juga membawa misi literasi.
Jika program ini konsisten dijalankan, bukan tidak mungkin konsep serupa diterapkan di jalur lain di Kota Malang. Terminal Landungsari memberi contoh bahwa gerakan literasi bisa dimulai dari ruang yang dekat dengan keseharian masyarakat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan Langsung