Malang - Perjalanan darat biasanya identik dengan macet, lelah, dan pemandangan yang itu-itu saja. Tapi pengalaman berbeda muncul saat melintas di Tol Lawan. Di jalur ini, pemandangan gunung justru jadi daya tarik utama yang sulit diabaikan.
Begitu kendaraan melaju stabil, mata langsung disuguhkan lanskap pegunungan yang terbuka luas. Tidak terhalang bangunan tinggi atau padatnya permukiman. Gunung terlihat utuh. Garis kontur jelas. Kabut tipis sering turun di pagi hari dan menciptakan suasana dramatis.
Waktu terbaik melintas ada di dua momen. Pagi hari sekitar pukul 05.30 sampai 07.00. Cahaya matahari mulai naik dan menyapu lereng gunung. Warna langit cenderung hangat. Sore hari sekitar pukul 17.00 sampai 18.00 juga tidak kalah menarik. Siluet gunung berpadu dengan langit jingga.
Beberapa pengendara bahkan sengaja memperlambat laju kendaraan. Bukan karena macet. Tapi karena ingin menikmati pemandangan lebih lama. Ada juga yang berhenti di rest area terdekat hanya untuk mengambil foto.
Fenomena ini menunjukkan satu hal. Infrastruktur tidak selalu harus kaku dan fungsional. Jalan tol bisa menjadi ruang pengalaman visual. Nilai estetika hadir bersamaan dengan fungsi mobilitas.
Bagi kreator konten, Tol Lawan bisa jadi spot potensial. Banyak video pendek yang viral hanya karena angle sederhana dari dalam mobil. Gunung di kejauhan. Jalan lurus panjang. Ditambah musik yang tepat. Konten seperti ini mudah menarik perhatian karena memberi rasa tenang.
Bagi pelaku pariwisata, ini peluang. Narasi perjalanan bisa diubah. Bukan hanya soal sampai tujuan. Tapi juga soal apa yang dilihat selama perjalanan. Ini bisa dimanfaatkan untuk promosi daerah sekitar gunung tersebut.
Jika kamu berencana melintas, siapkan kamera atau ponsel. Pastikan kondisi aman saat merekam. Gunakan dashcam atau berhenti di titik yang diperbolehkan.
Tol Lawan membuktikan bahwa perjalanan bisa terasa lebih singkat saat mata dimanjakan. Gunung yang biasanya jauh dan sulit dijangkau, kini terasa dekat hanya dari balik kaca kendaraan. Ini bukan sekadar lewat. Ini pengalaman visual yang layak dinikmati.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan Langsung