Rabu, 27 MEI 2026 • 21:12 WIB

Tren Baru Kurban di Malang, Tinggal Pilih Hewan lalu Daging Diantar dalam Box Rapi

Author

Box Daging Hewan Kurban (Bhekti Setyowibowo / INDOZONE)

Malang - Tradisi membeli hewan kurban langsung ke pasar atau mencari jagal sendiri perlahan mulai berubah di Kota Malang. Menjelang Hari Raya Iduladha, kini semakin banyak farm hewan ternak yang menawarkan layanan kurban serba praktis. Mulai dari pemilihan hewan, proses penyembelihan, pengemasan, hingga pengantaran daging kepada pekurban dilakukan dalam satu layanan terpadu.

Fenomena ini mulai banyak terlihat di sejumlah peternakan dan farm modern di wilayah Malang Raya. Mereka tidak lagi hanya menjual sapi atau kambing, tetapi juga menghadirkan sistem pelayanan yang lebih praktis dan menyesuaikan kebutuhan masyarakat perkotaan yang serba cepat.

Calon pekurban kini cukup datang ke farm atau bahkan memilih hewan melalui media sosial dan katalog digital. Setelah pembayaran dilakukan, pihak farm akan mengurus seluruh proses penyembelihan sesuai syariat, memotong daging, menimbang, lalu mengemasnya dalam box plastik yang rapi dan higienis. Daging kemudian siap diantar ke rumah atau lokasi tujuan.

Tidak sedikit farm yang juga menawarkan layanan distribusi daging kurban kepada masyarakat penerima. Pekurban tinggal menentukan lokasi penyaluran, sementara tim farm akan membantu membagikan paket daging kepada warga, pondok pesantren, panti asuhan, hingga daerah pelosok yang membutuhkan.

Model layanan seperti ini dinilai menjadi solusi bagi masyarakat modern yang memiliki keterbatasan waktu dan tenaga. Terutama bagi pekerja kantoran, perantau, maupun keluarga muda yang ingin tetap berkurban tanpa harus repot mengurus proses teknis di lapangan.

Selain praktis, faktor kebersihan juga menjadi alasan layanan ini semakin diminati. Pengemasan menggunakan box plastik membuat distribusi daging lebih tertata dan higienis dibanding sistem pembagian konvensional menggunakan kantong seadanya. Beberapa farm bahkan sudah menggunakan sistem pendingin dan pengemasan vakum agar kualitas daging tetap terjaga.

Menariknya, tren ini juga mengubah cara peternak memasarkan hewan kurban. Jika dulu penjualan hanya mengandalkan lapak musiman di pinggir jalan, kini banyak farm tampil lebih profesional melalui branding digital, dokumentasi kesehatan hewan, hingga laporan penyembelihan yang dikirim langsung kepada pembeli.

Sebagian farm di Malang bahkan menyediakan layanan live streaming proses penyembelihan agar pekurban tetap bisa menyaksikan hewan kurbannya diproses meski tidak hadir langsung di lokasi.

Perubahan pola ini menunjukkan bahwa tradisi kurban kini mulai beradaptasi dengan perkembangan gaya hidup masyarakat. Nilai ibadah tetap dijaga, namun prosesnya dibuat lebih mudah, efisien, dan terorganisir.

Di tengah kesibukan masyarakat perkotaan, layanan kurban modern seperti ini diprediksi akan terus berkembang dan menjadi pilihan baru warga Malang dalam menjalankan ibadah Iduladha setiap tahunnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan Langsung

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU