Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Rabu, 27 MEI 2026 • 17:34 WIB

Aturan Pembagian Daging Kurban Sapi dan Kambing, Berapa Kilo yang Ideal untuk Setiap Penerima?

Aturan Pembagian Daging Kurban Sapi dan Kambing, Berapa Kilo yang Ideal untuk Setiap Penerima?Penimbangan Dagiung Hewan Kurban (Bhekti Setyowibowo / INDOZONE)

Life - Momen Iduladha selalu identik dengan pembagian daging kurban kepada masyarakat. Namun, masih banyak panitia kurban maupun warga yang bertanya-tanya, sebenarnya berapa kilo daging kurban sapi dan kambing yang sebaiknya dibagikan kepada setiap penerima?

Dalam Islam, pembagian daging kurban memang tidak diatur secara rinci harus berapa kilogram per orang. Namun, ada prinsip utama yang menjadi pedoman, yaitu pemerataan, keadilan, dan manfaat bagi masyarakat yang menerima.

Hewan kurban sapi biasanya diperbolehkan untuk tujuh orang pekurban, sedangkan kambing hanya untuk satu orang. Setelah penyembelihan, daging kemudian dibagikan kepada fakir miskin, tetangga, hingga masyarakat sekitar.

Secara umum, panitia kurban di berbagai daerah memiliki standar pembagian tersendiri agar seluruh penerima mendapatkan bagian yang layak. Untuk sapi, satu kantong daging biasanya berisi sekitar 1 hingga 2 kilogram. Jumlah ini dianggap cukup untuk diolah menjadi beberapa menu bersama keluarga.

Sementara untuk kambing, pembagian umumnya lebih sedikit karena ukuran hewan yang lebih kecil. Rata-rata setiap kantong berisi sekitar 0,5 hingga 1 kilogram tergantung berat hewan dan jumlah penerima.

Berat hewan sangat memengaruhi hasil pembagian. Seekor sapi dengan bobot hidup sekitar 300 hingga 400 kilogram biasanya menghasilkan daging bersih sekitar 150 hingga 200 kilogram setelah dipotong dan dipisahkan dari tulang serta jeroan. Dari jumlah tersebut, panitia masih harus membaginya untuk banyak penerima.

Sedangkan kambing dengan bobot hidup 25 hingga 35 kilogram biasanya menghasilkan sekitar 10 hingga 15 kilogram daging bersih. Karena itulah jumlah penerimanya juga lebih terbatas dibanding sapi.

Dalam praktiknya, panitia kurban sering membagi daging secara merata dengan kombinasi daging, tulang, dan jeroan agar semua warga mendapat bagian. Hal ini dilakukan supaya pembagian tetap adil, terutama jika jumlah hewan kurban tidak terlalu banyak sementara penerima cukup banyak.

Selain itu, Islam juga mengajarkan bahwa daging kurban sebaiknya dibagi menjadi tiga bagian. Sepertiga untuk pekurban, sepertiga untuk kerabat atau tetangga, dan sepertiga lainnya untuk masyarakat yang membutuhkan. Meski begitu, pembagian ini tidak bersifat wajib mutlak dan dapat disesuaikan dengan kondisi di lapangan.

Panitia kurban juga dianjurkan untuk mengutamakan warga kurang mampu agar manfaat ibadah kurban benar-benar dirasakan oleh mereka yang membutuhkan. Karena pada dasarnya, kurban bukan hanya soal menyembelih hewan, tetapi juga tentang berbagi kebahagiaan dan mempererat kepedulian sosial di tengah masyarakat.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan Online

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Aturan Pembagian Daging Kurban Sapi dan Kambing, Berapa Kilo yang Ideal untuk Setiap Penerima?

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!