Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Sabtu, 05 JULI 2025 • 10:17 WIB

Konvoi Perguruan Silat di Kota Malang Berujung Bentrokan, Satu Orang Dilaporkan Tewas

Konvoi Perguruan Silat di Kota Malang Berujung Bentrokan, Satu Orang Dilaporkan TewasKapolresta Malang Kota Kombes Pol Nanang Haryono, SH, SIK, MSi bersama pelaku penganiayaan salah satu rombongan konvoi dari perguruan silat. (Humas Polres Malang Kota)

Malang - Konvoi tersebut, yang diperkirakan melibatkan sekitar 100 orang, diduga lebih dulu melintas dengan suara motor yang kencang dan atribut perguruan silat yang mencolok, hingga menuai protes dari warga sekitar. Suasana semakin memanas ketika warga menegur rombongan tersebut.

Konvoi tak terima dan berbalik menyerang warga, hingga masuk ke pemukiman serta melempari rumah dengan batu dan bambu. Bahkan, beberapa kelompok dilaporkan membawa senjata tajam dan sempat mengacungkannya saat bentrokan.

Sedikitnya tiga orang mengalami luka, termasuk dua anggota perguruan silat dan satu warga. Mereka dilarikan ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA), Malang, untuk mendapatkan perawatan medis. Selain korban manusia, sejumlah kendaraan dan bangunan di sekitar lokasi juga dilaporkan rusak.

Sumber terbaru menyebutkan bahwa salah satu korban terluka cukup parah dan meninggal dunia saat menjalani perawatan di rumah sakit. Informasi ini disampaikan oleh pihak kepolisian setempat, meskipun sumber resmi dari rumah sakit belum dirilis.

Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Budi Hermanto mengonfirmasi bahwa pihaknya telah memeriksa enam saksi dari kedua belah pihak dan terus mendalami kasus ini. Ia menyoroti bahwa konvoi massal bisa menumbuhkan rasa solidaritas berlebihan sehingga memicu tindakan agresif. Polisi juga mengimbau agar setiap kegiatan rombongan, terutama yang menggunakan atribut dan kendaraan, terlebih dahulu dilaporkan kepada aparat demi keamanan bersama.

Beberapa kepengurusan perguruan silat telah mengeluarkan pernyataan agar anggotanya menahan diri dan tidak mengadakan konvoi serupa di luar acara resmi, apalagi saat kondisi situasi keamanan di daerah rawan bentrokan seperti kota Malang.

Pasca-bentrokan, aparat Polresta bersama Polsek Sukun dan elemen masyarakat, termasuk perwakilan perguruan silat dan komunitas lokal seperti Aremania, menggelar pertemuan untuk menata keamanan dan mencegah eskalasi serupa.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Humas Polres Malang Kota

BERITA TERBARU

Konvoi Perguruan Silat di Kota Malang Berujung Bentrokan, Satu Orang Dilaporkan Tewas

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!