Malang Creative Center (Bhekti Setyowibowo/INDOZONE)
Malang - Pengunjung Malang Creative Center (MCC) kini harus membayar untuk menggunakan sebagian fasilitas di gedung serbaguna delapan lantai ini. Mulai tanggal 1 Agustus 2025, sejumlah area yang sebelumnya gratis diberlakukan tarif berdasarkan kategori komersial.
Area yang dikenakan biaya antara lain Main Hall lantai 2, serta Auditorium di lantai 7, yang sering dipakai untuk seminar, konser, pameran atau event berbayar. Ruang gym (Mbois Gym) juga termasuk dalam area berbayar. Meski demikian, kegiatan sosial, pendidikan, dan nonprofit tetap dibebaskan dari biaya dengan syarat mengajukan permohonan keringanan sebelum penggunaan.
Untuk Mbois Gym, tarif membership ditetapkan sangat terjangkau: hanya sekitar Rp 50.000 per bulan atau sekitar Rp 20.000 per kunjungan. Biaya ini jauh lebih rendah dibandingkan gym komersial, yang umumnya mengenakan tarif ratusan ribu rupiah per bulan. Tarif ini diharapkan mendorong partisipasi masyarakat dalam hidup sehat.
Sementara itu, Main Hall dan Auditorium punya skala tarif yang lebih tinggi. Misalnya Main Hall dengan kapasitas menengah hingga besar bisa disewa per hari untuk kegiatan seremonial atau komersial. Begitu juga dengan Auditorium di lantai 7, yang kapasitas hingga seribu orang, umumnya digunakan untuk acara besar seperti konser atau konferensi dengan konsumsi fasilitas lengkap.
Malang Creative Center (Bhekti Setyowibowo/INDOZONE)
Hanya sekitar 40 persen area di MCC yang dikenakan retribusi sisanya tetap gratis untuk kegiatan kreatif atau komunitas. Tujuan utama kebijakan ini adalah menjadikan MCC lebih mandiri secara finansial. Gedung ini selama ini belum menyumbang langsung ke kas daerah, karena operasionalnya masih ditanggung APBD. Dengan tarif yang diterapkan secara bertahap, diharapkan beban operasional sebesar miliaran rupiah per tahun bisa berkurang secara bertanggung jawab.
Kebijakan ini merupakan tindak lanjut rekomendasi Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan hasil kolaborasi antara Pemkot dan DPRD Kota Malang. Kendati ada tarif, masyarakat tetap didorong untuk memanfaatkan MCC sebagai pusat kreatif dan ruang kolaborasi, terlebih bagi kegiatan yang tidak berorientasi komersial.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan Langsung