Squad AremaFC latihan di stadion Gajayana (Aremafc.com)
Malang – Laga panas bakal tersaji di Stadion Kanjuruhan, Malang, saat Arema FC menjamu Bhayangkara Presisi Lampung FC pada pekan ketiga BRI Super League 2025/2026, Jumat (22/8/2025) sore WIB. Pertandingan ini diprediksi berlangsung sengit mengingat kedua tim memiliki misi berbeda dalam mengarungi kompetisi.
Modal Positif Singo Edan
Arema FC datang ke pertandingan ini dengan modal cukup meyakinkan. Dari dua laga awal, Singo Edan belum tersentuh kekalahan dengan catatan satu kemenangan dan satu hasil imbang. Raihan empat poin tersebut menempatkan Arema di posisi ketiga klasemen sementara.
Tambahan tiga poin di kandang sendiri tentu akan sangat berharga, karena bisa melambungkan posisi Arema ke papan atas. Pelatih Marcos Santos menilai hasil imbang 1-1 melawan PSIM Yogyakarta pekan lalu tetap layak diapresiasi.
“Menurut saya, pemain bermain luar biasa. Imbang sudah bagus, satu poin sudah cukup,” ujar Santos, dikutip dari laman resmi I League Indonesia, Rabu (20/8/2025).
Selain faktor kandang, Arema juga memiliki catatan apik dalam rekor pertemuan melawan Bhayangkara. Dari 17 duel terakhir, Singo Edan sukses meraih sembilan kemenangan, sementara The Guardian hanya empat kali menang, dan empat laga lainnya berakhir imbang.
Bhayangkara FC Masih Mencari Kemenangan Perdana
Situasi berbeda dialami Bhayangkara Presisi Lampung FC. Tim besutan Paul Munster masih kesulitan menampilkan performa terbaiknya di awal musim. Dari dua pertandingan, Bhayangkara baru mengoleksi satu poin (1 imbang, 1 kalah) dan harus puas bertengger di peringkat ke-15 klasemen sementara.
Kehadiran sejumlah pemain berpengalaman seperti Awan Setho dan kolega masih belum cukup untuk mengangkat performa tim. Laga kontra Arema FC di Malang akan menjadi ujian berat sekaligus peluang bagi The Guardian untuk keluar dari tren negatif.
Duel Sarat Gengsi
Pertemuan di Kanjuruhan ini juga memiliki aroma gengsi tersendiri. Duel terakhir kedua tim terjadi pada 5 Maret 2024 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, yang berakhir imbang tanpa gol.
Sejak era Liga 1 bergulir pada 2017, Arema dan Bhayangkara sudah 12 kali berhadapan. Arema unggul tipis dengan lima kemenangan, sementara Bhayangkara mencatat empat kemenangan, dan tiga laga lainnya berakhir imbang.
Dengan catatan sejarah yang ketat, laga ini diprediksi berlangsung sengit sejak menit awal. Arema FC berambisi menjaga tren positif sekaligus memberikan kado kemenangan untuk Aremania yang tengah merayakan ulang tahun klub ke-38. Sementara Bhayangkara FC masih penasaran memburu kemenangan perdana musim ini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Aremafc.com