Trotoar Jalan Trunojoyo Terhalang Barang Bekas (Bhekti Setyowibowo/INDOZONE)
Malang – Trotoar di sepanjang Jalan Trunojoyo, yang seharusnya menjadi ruang aman bagi pejalan kaki, kini tampak dipenuhi lapak penjual barang bekas. Kondisi ini membuat warga yang melintas harus bergantian, bahkan terkadang turun ke jalan raya untuk menghindari sesak di jalur pedestrian.
Bagi sebagian orang, keberadaan pedagang mungkin menghadirkan warna dan dinamika kota. Namun di sisi lain, trotoar yang terhalang justru mengurangi kenyamanan dan keselamatan para pejalan kaki, khususnya anak-anak, lansia, dan pengguna transportasi umum yang mengandalkan jalur ini setiap hari.
Warga berharap, Pemerintah Kota Malang melalui dinas terkait dapat menata kembali area pedestrian tersebut. Penertiban bukan sekadar untuk mengosongkan ruang, tetapi juga demi menciptakan harmoni antara kebutuhan ekonomi para pedagang dengan hak pejalan kaki sebagai pengguna utama trotoar.
Salah seorang pejalan kaki menyampaikan, “Kami sebenarnya tidak menolak keberadaan pedagang, tapi alangkah baiknya jika ada tempat khusus sehingga trotoar tetap bisa dipakai sesuai fungsinya.”
Harapan sederhana ini menunjukkan bahwa wajah kota bukan hanya ditentukan oleh gedung-gedung megah, melainkan juga oleh ruang kecil tempat masyarakat berinteraksi sehari-hari. Jika trotoar bisa dikembalikan pada fungsinya, Malang akan semakin ramah, nyaman, dan bersahabat bagi siapa pun yang melangkah di dalamnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan Langsung