Wali Kota Malang meninju GPM (Pemkot Malang)
Malang - Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, hadir langsung meninjau pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar serentak di halaman kantor Kecamatan Kedungkandang. Kegiatan ini diadakan sebagai bagian dari upaya menjaga keterjangkauan dan ketersediaan kebutuhan pokok di wilayah Kota Malang.
Dalam tinjauannya, Wahyu menyebut bahwa program GPM ini diselenggarakan secara bersamaan di ratusan titik di Jawa Timur. Di Kota Malang sendiri, distribusi stok bahan pokok seperti beras SPHP diarahkan ke lokasi-lokasi yang paling membutuhkan agar masyarakat mendapat manfaat nyata.
Wali kota juga memastikan bahwa stok beras SPHP di kota dalam kondisi aman hingga akhir tahun mendatang, dengan jumlah tersisa yang cukup besar. Meski demikian, ia berharap agar distribusi dapat dipetakan dengan lebih tepat sasaran. Camat, lurah, dan jajaran TPID pun diminta untuk mendata wilayah terpencil atau masyarakat yang kesulitan mengakses bahan pokok.
Dalam rangka meningkatkan efektivitas GPM, Wahyu menekankan pentingnya mendekatkan titik distribusi ke masyarakat supaya tidak memberatkan mereka dari sisi akses atau transportasi. Harga beras SPHP dalam program ini dijual lebih murah dari Harga Eceran Tertinggi (HET), sebagai bagian dari stabilisasi pasar dan upaya membantu daya beli warga.
Program GPM di Kedungkandang sendiri telah dirasakan manfaatnya oleh warga sekitar. Beberapa konsumen menyebut bahwa harga bahan pokok di GPM jauh lebih murah dibandingkan harga pasaran di pasar tradisional. Dengan kehadiran program ini, Pemkot berharap beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pangan dapat sedikit berkurang, terutama di masa-masa tekanan inflasi dan kenaikan harga.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Kominfo Pemkot Malang