Tim SAR terus memperbarui perkembangan pencarian korban (Foto Istimewa)
Sidoarjo – Tim SAR terus memperbarui perkembangan pencarian korban ambruknya musala di kawasan Pesantren Al Khoziny, Sidoarjo. Hingga hari ketujuh pencarian, total 53 orang ditemukan meninggal dunia.
Direktur Operasi Pencarian dan Pertolongan Basarnas RI sekaligus SAR Mission Coordinator (SMC), Laksamana Pertama TNI Yudhi Bramantyo, mengungkapkan bahwa petugas berhasil mengevakuasi 27 korban meninggal dunia, termasuk empat potongan tubuh yang ditemukan pada Minggu (5/10).
Pencarian berlangsung intensif sejak dini hari hingga malam hari. Satu per satu korban ditemukan secara beruntun di antara reruntuhan bangunan yang rata dengan tanah. Korban terakhir ditemukan pada pukul 21.47 WIB, menandai berakhirnya proses pencarian hari ketujuh.
“Seluruh tim gabungan telah bekerja tanpa henti. Kondisi di lapangan cukup berat karena struktur bangunan yang rapuh dan area pencarian yang luas,” ujar Yudhi dalam keterangan resminya.
Sementara itu, Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menyebutkan bahwa hingga saat ini masih terdapat 13 orang yang dinyatakan hilang dan terus dilakukan upaya pencarian.
Suasana duka masih menyelimuti lingkungan pesantren. Warga dan keluarga korban bergantian mendatangi lokasi untuk mencari kabar anggota keluarga yang belum ditemukan. Di tengah puing-puing bangunan, doa dan harapan agar proses pencarian segera tuntas terus mengalir.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan Online