Malang - Pencarian seorang perempuan yang hanyut di selokan Kota Malang berakhir duka. Setelah upaya pencarian selama lebih dari 25 jam, korban akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia oleh tim gabungan dari BPBD, Damkar, Basarnas, dan relawan.
Peristiwa itu terjadi ketika hujan deras mengguyur wilayah Kota Malang. Arus air di selokan mendadak meluap dan deras, membuat korban terseret masuk ke aliran air. Warga yang melihat kejadian itu langsung melapor ke petugas setempat.
Tim penyelamat kemudian melakukan pencarian sepanjang aliran selokan, menggunakan peralatan evakuasi dan menyusuri jalur air yang tersambung ke sungai. Kondisi cuaca yang tidak menentu sempat menyulitkan proses pencarian.
Setelah lebih dari sehari, korban akhirnya ditemukan di wilayah hilir dalam keadaan sudah tidak bernyawa. Jenazah segera dievakuasi dan dibawa ke rumah sakit untuk proses identifikasi dan pemeriksaan lanjutan.
Pihak kepolisian memastikan masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui kronologi pasti kejadian tersebut. Mereka juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di dekat saluran air, terutama ketika curah hujan tinggi.
Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi warga Kota Malang tentang bahaya selokan terbuka dan derasnya arus air saat musim hujan tiba.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Humas Polresta Malang