Squad Aremafc di sesi latihan jelang lawan Semen Padang. (aremafc.com)
Malang – Laga tandang Arema FC melawan Semen Padang pada Senin (3/11/2025) bakal menjadi ajang pembuktian bagi sejumlah pemain yang jarang tampil. Tim pelatih Singo Edan dipastikan melakukan rotasi besar setelah tiga pemain utama absen di pekan ke-11 BRI Super League 2025/2026.
Tiga pemain yang dipastikan tak bisa turun adalah Achmad Maulana, Bayu Setiawan, dan Julian Guevara. Dua nama terakhir harus menjalani hukuman larangan bermain setelah diganjar kartu merah dalam laga melawan Borneo FC pekan lalu. Catatan itu sekaligus menambah daftar kartu merah Arema FC menjadi empat kali sejak awal musim.
Absennya beberapa pilar utama membuka peluang bagi pemain pelapis untuk unjuk kemampuan. Di posisi bek kanan, Rifad Marasabessy dan Alfiansyah menjadi dua nama yang siap bersaing menggantikan Bayu Setiawan. Sementara posisi yang biasa diisi Guevara kemungkinan akan dirotasi oleh Anwar Rifai, Brandon Scheunemann, Odivan Koerich, atau Yann Motta.
Bagi Odivan dan Motta, laga kontra Semen Padang bisa menjadi momentum penting untuk kembali mendapatkan kepercayaan dari pelatih kepala Marcos Santos setelah sempat jarang dimainkan.
Manajer Arema FC, Yusrinal Fitriandi, menegaskan bahwa rotasi ini menjadi kesempatan emas bagi pemain yang selama ini menunggu giliran tampil.
“Kesempatan bermain harus dimanfaatkan dengan maksimal. Kalau bisa tampil bagus, peluang untuk terus dimainkan di laga-laga berikutnya akan terbuka lebar,” ujarnya, Minggu (26/10/2025).
Yusrinal menambahkan, tim pelatih memilih pemain bukan hanya berdasarkan nama besar, melainkan performa terkini di latihan dan kesiapan secara taktis.
“Semua pemain harus siap menggantikan peran Bayu dan Guevara. Target kami jelas, mencuri poin di kandang Semen Padang,” tegasnya.
Sementara itu, asisten pelatih Kuncoro mengungkapkan bahwa tim pelatih sudah menyiapkan skema alternatif sejak awal pekan untuk memastikan pemain pengganti bisa cepat beradaptasi dengan taktik pelatih kepala.
“Kami sudah mencoba beberapa kombinasi di latihan agar pemain cepat klop dan paham skema dari Coach Marcos,” jelasnya.
Dari pantauan latihan dua hari terakhir, Rifad terlihat mengisi posisi Bayu di sektor kanan, sementara duet Odivan Koerich dan Yann Motta bergantian berpartner dengan Luiz Gustavo di jantung pertahanan.
Meski demikian, Kuncoro menegaskan keputusan akhir soal starter baru belum ditetapkan.
“Masih terlalu dini untuk menentukan siapa yang turun sejak awal. Kami lihat dulu perkembangan performa pemain selama sesi latihan terakhir pekan ini,” tutupnya.
Dengan semangat evaluasi dan dorongan pemain-pemain baru, Arema FC berharap mampu membawa pulang hasil positif dari markas Kabau Sirah, sekaligus memutus tren inkonsistensi yang menghantui tim di awal musim ini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Aremafc.com