Penjual Terompet Tahun Baru (Antara News)
Malang - Penjual terompet musiman mulai ramai terlihat di berbagai sudut kota jelang pergantian tahun. Fenomena ini muncul hampir setiap akhir Desember dan menjadi penanda kuat bahwa malam tahun baru sudah semakin dekat.
Di Kota Malang, penjual terompet tampak mangkal di perempatan jalan, depan pusat perbelanjaan, hingga kawasan keramaian. Mereka menawarkan beragam bentuk terompet. Ada terompet plastik sederhana. Ada juga terompet dengan lampu LED dan motif karakter anak.
Harga terompet bervariasi. Terompet kecil dijual mulai Rp10 ribu. Ukuran besar dengan lampu dijual hingga Rp50 ribu. Penjual mengaku harga menyesuaikan bahan dan tingkat keramaian lokasi.
Bagi penjual musiman, momen ini sangat dinanti. Mereka hanya berjualan satu kali dalam setahun. Dalam sehari, satu penjual bisa menjual puluhan terompet jika cuaca mendukung dan lalu lintas ramai.
Pembeli datang dari berbagai kalangan. Anak-anak menjadi target utama. Orang tua biasanya membeli sebagai pelengkap perayaan malam tahun baru di rumah atau lingkungan sekitar.
Kemunculan penjual terompet juga membawa suasana khas akhir tahun. Jalanan terasa lebih hidup. Suara terompet mulai terdengar sejak sore hingga malam hari.
Tradisi ini terus bertahan meski perayaan tahun baru kini banyak bergeser ke ruang privat. Terompet tetap menjadi simbol sederhana euforia pergantian tahun yang mudah dijangkau siapa saja.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan Langsung