Pablo Oliveira, Gelandang Bertahan Aremafc. (aremafc.com)
Malang - Pablo Oliveira akhirnya kembali ke Malang. Gelandang bertahan Arema FC itu siap memulai lembaran baru setelah melewati masa pemulihan panjang akibat cedera parah. Kabar ini menjadi angin segar bagi Singo Edan yang tengah bersiap menghadapi putaran kedua BRI Super League 2025/2026.
Arema FC secara resmi mengumumkan kembalinya Pablo Oliveira melalui akun media sosial klub pada Kamis, 22 Januari 2026. Pemain asal Brasil itu tampak antusias dan emosional saat kembali menginjakkan kaki di Malang, kota yang ia sebut sebagai rumah keduanya.
“Saya sangat senang bisa kembali,” kata Pablo Oliveira dengan senyum lebar.
Cedera serius yang dialami Pablo terjadi pada pertengahan musim lalu. Saat itu, Arema FC menghadapi rival abadinya, Persebaya Surabaya. Dalam laga tersebut, Pablo mengalami cedera Anterior Cruciate Ligament atau ACL yang memaksanya mengakhiri musim lebih cepat. Cedera itu menjadi pukulan berat, baik bagi pemain maupun tim.
Setelah cedera, Pablo Oliveira memutuskan kembali ke Brasil. Ia menjalani proses pemulihan intensif di negaranya sembari menghabiskan waktu bersama keluarga. Keputusan itu diambil demi memastikan pemulihan berjalan optimal, mengingat cedera ACL membutuhkan waktu dan disiplin tinggi dalam rehabilitasi.
Meski berada jauh dari Indonesia, komunikasi antara Pablo Oliveira dan manajemen Arema FC tetap terjaga. Manajemen Singo Edan secara rutin memantau perkembangan kondisi sang pemain. Arema FC menunjukkan komitmen dengan tidak melepas Pablo begitu saja, meskipun ia harus absen cukup lama.
Proses pemulihan Pablo Oliveira berjalan sesuai rencana. Perlahan namun pasti, kondisinya membaik. Setelah kembali ke Malang, ia langsung menjalani latihan khusus dengan pendampingan dari tim dokter Arema FC. Program latihan disusun secara bertahap untuk memastikan kebugaran dan meminimalkan risiko cedera ulang.
Kini, Pablo Oliveira sudah bergabung dalam sesi latihan bersama rekan-rekannya. Ia berlatih di bawah arahan langsung tim pelatih Arema FC. Meski belum sepenuhnya kembali ke kondisi puncak, progresnya dinilai positif.
“Doakan sebulan lagi saya bisa kembali bermain,” ujar pemain berambut kribo tersebut.
Kembalinya Pablo ke Malang bukan sekadar soal sepak bola. Ia mengaku sangat merindukan atmosfer tim, suasana kota, dan kebersamaan dengan rekan-rekannya. Selama berbulan-bulan menjalani pemulihan, Pablo merasa kehilangan rutinitas yang selama ini menjadi bagian penting dalam hidupnya.
“Saya senang bisa kembali. Berbulan-bulan tanpa lapangan, tanpa Malang, tanpa teman-teman saya,” ucapnya.
Ungkapan emosional itu menegaskan kedekatan Pablo Oliveira dengan Arema FC. Ia bahkan secara terbuka menyatakan rasa cintanya kepada klub dan kota Malang.
“Saya mencintai kota ini. Saya mencintai sepak bola. Saya mencintai Arema,” katanya.
Kesetiaan Pablo Oliveira menjadi sorotan tersendiri. Tidak banyak pemain asing yang bersedia kembali ke Indonesia setelah mengalami cedera panjang. Namun, Pablo memilih kembali dan melanjutkan perjuangannya bersama Singo Edan. Sikap ini mendapat apresiasi dari manajemen dan suporter.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Aremafc.com