Hansamu Yama (CB/31th) dan Rio Fahmi (RB/24th) (aremafc.com)
Malang - Perombakan skuad Arema FC pada paruh musim Super League 2026 terus berjalan. Setelah lebih dulu memperkuat lini serang, kini perhatian tim pelatih beralih ke sektor pertahanan yang dinilai mulai kekurangan stok pemain inti.
Hengkangnya beberapa nama di lini belakang seperti Gustavo, Brandon, dan Yann Motta membuat Arema FC hanya menyisakan dua bek murni, yakni Odivan dan Rifai. Kondisi ini dinilai belum ideal untuk menghadapi padatnya jadwal kompetisi hingga akhir musim.
Pelatih Arema FC, Marcos Santos, memastikan manajemen tengah menyiapkan tambahan pemain bertahan dalam waktu dekat. Ia menegaskan kebutuhan ini bersifat mendesak demi menjaga keseimbangan tim.
“Seorang pemain bertahan akan datang. Kami perlu mendatangkan pengganti untuk lini belakang,” kata Marcos Santos kepada wartawan, Sabtu (31/1/2026).
Selain sektor bek, pelatih asal Brasil itu juga menjelaskan alasan Arema FC merekrut penjaga gawang baru di tengah musim. Menurutnya, kebutuhan tersebut bukan karena performa, melainkan soal jumlah ideal kiper dalam sesi latihan harian.
Marcos menjelaskan bahwa dalam program latihan, tim idealnya memiliki empat kiper aktif. Sementara itu, kiper dari akademi tidak bisa selalu bergabung karena memiliki agenda kompetisi sendiri bersama tim usia muda.
“Karena seharusnya kita punya tiga penjaga gawang, kami selalu bekerja dengan empat kiper. Pemain dari akademi tidak bisa gabung terus karena mereka fokus kompetisi. Kami membutuhkan kiper tetap di sini,” ujarnya.
Keputusan mendatangkan kiper baru tersebut, lanjut Marcos, murni didasari kebutuhan kuantitas latihan serta regulasi internal tim. Hal ini dilakukan agar program latihan tim utama tetap berjalan optimal tanpa mengganggu jadwal pemain akademi.
Aktivitas Arema FC yang cukup agresif di bursa transfer paruh musim menjadi sinyal kuat adanya kepercayaan penuh manajemen terhadap rekomendasi teknis sang pelatih. Manajemen memberi ruang bagi Marcos untuk membentuk skuad sesuai kebutuhan taktik dan kedalaman tim.
Di sisi lain, Arema FC juga mulai mengalihkan fokus ke laga lanjutan Super League 2026/2026. Singo Edan dipastikan tidak akan meremehkan Persijap Jepara yang akan dihadapi di Stadion Kanjuruhan awal pekan depan.
Bermain di kandang sendiri, target tiga poin menjadi harga mati bagi Arema FC. Kemenangan dibutuhkan untuk menjaga konsistensi performa sekaligus membuktikan bahwa mereka layak bersaing di papan atas klasemen musim ini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Aremafc.com