Pemain Arema FC Saat Mencoba Stadion GBK (aremafc.com)
Jakarta - Arema FC kembali dihadapkan pada ujian berat saat melakoni laga tandang melawan Persija Jakarta di Stadion Gelora Bung Karno, Sabtu malam 8 Februari. Sejak Januari lalu, Singo Edan belum sekalipun merasakan kemenangan saat bermain away. Dari dua laga tandang terakhir, Arema selalu pulang dengan hasil kekalahan. Kondisi ini membuat misi mencuri poin di Jakarta terasa semakin menantang.
Persija datang ke laga ini dengan catatan kandang yang sangat kuat. Dari sembilan pertandingan yang mereka jalani di hadapan pendukung sendiri musim ini, Macan Kemayoran belum pernah kalah. Tujuh laga berakhir dengan kemenangan, sementara dua lainnya ditutup dengan hasil imbang. Tren positif itu juga diperkuat oleh dua kemenangan beruntun yang diraih Persija pada laga terakhir.
Pelatih Kepala Arema FC Marcos Santos mengakui laga nanti tidak akan berjalan mudah. Ia menilai Persija memiliki skuad solid dan tampil konsisten saat bermain di kandang. Namun Marcos menegaskan timnya tidak datang ke Jakarta hanya untuk bertahan. Target tiga poin tetap menjadi harga mati bagi Arema.
Marcos melihat adanya celah yang bisa dimanfaatkan timnya. Ia berencana menerapkan permainan dominan agar Arema mampu mengontrol jalannya laga dan menciptakan lebih banyak peluang. Selain itu, kehadiran Gustavo Franca yang pernah memperkuat Persija diharapkan bisa membantu membongkar pertahanan tuan rumah.
Arema juga mendapat tambahan tenaga di lini belakang dengan kehadiran stopper asing Walisson Maia. Marcos menyebut Maia berpeluang tampil sejak menit awal. Ia yakin peran pemain tersebut akan memberi dampak positif terhadap kestabilan pertahanan Arema.
Kemenangan di GBK sangat penting bagi Singo Edan. Selain untuk memutus tren negatif laga tandang, tiga poin juga dibutuhkan guna memperbaiki posisi di klasemen. Saat ini Arema berada di luar 10 besar dengan koleksi 24 poin.
Di kubu tuan rumah, Pelatih Persija Jakarta Mauricio Souza menyatakan timnya telah memanfaatkan waktu sepekan terakhir untuk memulihkan kondisi fisik pemain. Ia juga mengaku sudah mempelajari gaya bermain Arema secara detail. Menurutnya, antusiasme pemain Persija sangat tinggi jelang pertandingan.
Meski Persija menang pada pertemuan pertama musim ini, Mauricio tetap mewaspadai Arema. Ia menilai Singo Edan sebagai tim berbahaya, apalagi setelah mendapat tambahan pemain seperti Rio Fahmi, Hansamu Yama, dan Gustavo Franca. Walau harus tampil tanpa Allano dan Jordi Amat akibat akumulasi kartu, Mauricio optimistis Persija mampu menjaga rekor kandang dan meraih kemenangan kedelapan di hadapan suporternya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Aremafc.com