Pemain AremaFc di Sela Latiah Jelang Lawan Semen Padang (aremafc.com)
Malang - Arema FC tidak ingin lengah saat menghadapi Semen Padang pada lanjutan Super League 2025 2026, Minggu 15 Februari 2026. Meski terpaut 12 poin di klasemen sementara, Singo Edan tetap menganggap lawannya sebagai tim yang berbahaya.
Saat ini Arema FC menempati posisi sembilan dengan koleksi 27 poin. Sementara Semen Padang berada di peringkat 16 dengan 15 poin dan masih terjebak di zona degradasi. Perbedaan posisi tersebut tidak membuat tim asal Malang itu merasa di atas angin.
Pelatih Arema FC, Marcos Santos, menilai Semen Padang menunjukkan perkembangan signifikan dalam beberapa laga terakhir. Tiga pertandingan tanpa kekalahan menjadi bukti konsistensi mereka. Semen Padang menahan imbang PSM Makassar dan Bali United, dua tim yang dikenal kuat di papan atas.
Menurut Marcos, kedatangan sejumlah pemain baru pada paruh musim turut mengubah kekuatan tim asuhan Dejan Antonic tersebut. Tambahan amunisi baru membuat pola permainan Semen Padang semakin dinamis, terutama dalam transisi menyerang.
“Kami tahu Semen Padang tim yang cukup kuat dan pemain mereka cepat. Kekuatan mereka ada di transisi cepat. Kami harus lebih siap,” ujar Marcos, Jumat 13 Februari 2026.
Pada putaran pertama lalu, Arema FC memang sukses mencuri kemenangan 2 1 atas Semen Padang. Gol kemenangan saat itu dicetak Dalberto dan Valdeci. Namun Marcos menegaskan kondisi saat ini berbeda dibanding pertemuan sebelumnya.
Ia melihat adanya perubahan dalam komando tim, komposisi pemain, hingga pendekatan taktik. Skema permainan Semen Padang dinilai lebih variatif dan agresif. Hal ini membuat Arema FC perlu melakukan penyesuaian strategi agar tidak kecolongan.
Selain faktor teknis, motivasi Semen Padang juga menjadi perhatian. Tim yang berada di zona merah biasanya tampil lebih ngotot demi mengamankan poin. Situasi tersebut bisa menjadi ancaman jika Arema FC kehilangan fokus.
Arema FC sendiri tengah berada dalam tren positif setelah kembali ke jalur kemenangan. Namun Marcos meminta anak asuhnya tetap menghormati lawan dan tidak meremehkan situasi klasemen.
“Kami harus tetap menghargai mereka. Kami tahu mereka di bawah dan pasti ingin keluar dari zona merah. Mereka akan berusaha mengganggu kami,” tegasnya.
Pertemuan ini diprediksi berlangsung ketat. Arema FC memburu tambahan poin untuk memperbaiki posisi di papan tengah, sementara Semen Padang mengincar hasil maksimal demi menjauh dari ancaman degradasi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Aremafc.com