Pasar Induk Among Tani Kota Batu (Bhekti Setyowibowo / INDOZONE)
Batu - Lonjakan jumlah pengunjung di Pasar Induk Among Tani membawa dampak nyata. Salah satu yang paling terlihat adalah peningkatan pendapatan dari sektor parkir. Pada pertengahan Maret 2026, pemasukan parkir harian tercatat menembus lebih dari Rp12 juta per hari.
Angka ini menunjukkan perubahan signifikan dalam aktivitas ekonomi di kawasan pasar. Arus kendaraan yang tinggi setiap hari mencerminkan meningkatnya mobilitas masyarakat. Kondisi ini terjadi seiring tingginya kebutuhan belanja, terutama menjelang momen tertentu yang mendorong kunjungan ke pasar tradisional.
Tidak hanya pedagang yang merasakan dampaknya. Sektor parkir kini menjadi salah satu penyumbang potensial bagi pendapatan daerah. Dengan rata-rata pemasukan harian yang konsisten di atas Rp10 juta, sektor ini menunjukkan peran strategis dalam mendukung keuangan daerah.
Peningkatan ini juga menandakan pengelolaan parkir yang semakin tertata. Sistem yang lebih rapi membuat perputaran kendaraan berjalan lancar. Dampaknya, kapasitas parkir bisa dimaksimalkan tanpa mengganggu aktivitas utama pasar.
Jika tren ini dijaga, kontribusi sektor parkir terhadap Pendapatan Asli Daerah Kota Batu berpotensi terus meningkat. Ini membuka peluang bagi pemerintah daerah untuk mengembangkan sistem parkir yang lebih modern dan transparan.
Kondisi di Pasar Induk Among Tani bisa menjadi contoh konkret. Pengelolaan sederhana, jika dilakukan konsisten dan disiplin, mampu menghasilkan dampak ekonomi yang nyata. Bagi daerah lain, ini bisa menjadi model pengelolaan parkir berbasis aktivitas pasar rakyat.
Lonjakan ini bukan sekadar angka. Ini sinyal bahwa potensi kecil, jika dikelola serius, bisa menjadi sumber pendapatan yang kuat bagi daerah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan Langsung