Menteri Lingkungan Hidup Menyapa Petugas Kebersihan (Bhekti Setyowibowo / INDOZONE)
News - Kota Malang terus didorong mempercepat langkah meraih kembali Adipura. Dorongan ini datang dari Kementerian Lingkungan Hidup yang menilai kinerja pengelolaan sampah di Malang sudah berada di jalur positif, namun masih perlu penguatan di tingkat lapangan.
Saat ini, layanan pengelolaan sampah di Kota Malang telah mencapai sekitar 99 persen. Capaian ini menunjukkan sistem yang berjalan cukup efektif. Infrastruktur dan distribusi layanan sudah menjangkau hampir seluruh wilayah kota. Kondisi ini menjadi modal kuat untuk bersaing di tingkat nasional.
Namun, angka tinggi belum menjamin kemenangan. Pemerintah pusat menilai Malang masih perlu memperkuat budaya bersih di masyarakat. Fokus tidak hanya pada sistem, tetapi juga pada kebiasaan warga sehari-hari.
Salah satu strategi yang didorong adalah kerja bakti massal secara rutin. Kegiatan ini dinilai sederhana, tetapi berdampak langsung. Lingkungan menjadi bersih. Warga juga terlibat aktif dan merasa memiliki ruang hidupnya.
Kerja bakti juga mempercepat deteksi masalah di lapangan. Sampah liar, saluran tersumbat, hingga titik kumuh bisa langsung ditangani. Ini membuat penanganan lebih cepat dan tepat.
Selain itu, pemerintah mulai menekankan penguatan sistem secara menyeluruh. Pengelolaan sampah tidak cukup hanya angkut dan buang. Perlu kebijakan yang jelas, dukungan anggaran, kesiapan SDM, serta fasilitas yang memadai.
Evaluasi nasional menunjukkan masih banyak daerah yang belum memenuhi standar Adipura. Masalah utama muncul pada pengelolaan yang tidak merata dan munculnya titik pembuangan liar. Hal ini menjadi catatan penting bagi Malang agar tidak terjebak pada masalah serupa.
Kondisi ini menegaskan satu hal. Kebersihan kota tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah. Peran warga menjadi faktor penentu. Tanpa partisipasi aktif, program sebaik apa pun sulit berjalan maksimal.
Dengan capaian yang sudah ada, Kota Malang memiliki peluang besar untuk meraih Adipura. Kuncinya ada pada konsistensi. Program harus berjalan rutin. Warga harus terus dilibatkan. Sistem harus terus diperkuat.
Jika tiga hal ini berjalan bersama, Malang tidak hanya berpeluang meraih penghargaan, tetapi juga menciptakan lingkungan kota yang bersih dan berkelanjutan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan Langsung