Malang – Sekitar 6.000 peserta memadati area Stadion Gajayana Kota Malang dalam rangka menghadiri ceramah dari pendakwah internasional asal India, Dr Zakir Naik, Kamis (10/7) malam. Agenda ini merupakan bagian dari rangkaian tur ceramah Zakir Naik di sejumlah kota besar di Indonesia.
Ketua Panitia Pelaksana, Arif Rahman Hakim, menjelaskan bahwa mayoritas peserta berasal dari wilayah Malang Raya, mengingat acara digelar pada hari kerja. “Jumlah peserta tercatat sekitar enam ribu orang. Kami bisa memantau data ini karena sistem registrasi dilakukan lewat aplikasi dengan barcode,” ungkap Arif.
Para peserta mulai berdatangan sejak pukul 16.00 WIB dan mengantre untuk melakukan proses verifikasi tiket digital sebelum memasuki area lapangan stadion. Demi menjaga kenyamanan dan ketertiban, panitia memisahkan pintu masuk dan tempat duduk berdasarkan gender. Pintu timur dikhususkan bagi peserta pria, sementara peserta perempuan diarahkan melalui pintu barat.
Baca juga: Rencana Kedatangan Dr Zakir Naik di Malang Menuai Penolakan dari Warga Lintas Agama
Ceramah Fokus pada Keteladanan Nabi Muhammad
Dalam ceramahnya, Zakir Naik menekankan aspek keteladanan Nabi Muhammad SAW dari perspektif Islam. Arif menambahkan bahwa sebelum kegiatan berlangsung, pihaknya telah memberikan arahan khusus kepada Dr Zakir Naik untuk tidak memasuki ranah perbandingan agama atau ajaran lain.
“Sejak awal kami sudah memberikan batasan yang jelas, seperti tidak membahas akidah agama lain atau membandingkan keyakinan. Alhamdulillah, itu dipatuhi dengan baik,” ujar Arif.
Terkait adanya suara penolakan terhadap kehadiran Zakir Naik dari sebagian masyarakat beberapa waktu lalu, Arif menegaskan bahwa hal tersebut tidak berdampak pada kelancaran dan kondusivitas acara.
“Selama kegiatan berlangsung, semuanya berjalan lancar dan sesuai dengan jadwal. Dr Zakir tetap menjaga prinsip toleransi dengan tidak menyinggung ranah agama lain,” tegasnya.
Peserta Puas, Ceramah Dinilai Mencerahkan
Antusiasme peserta pun terlihat tinggi. Salah satu pengunjung asal Kota Malang, Kenis, mengaku sengaja datang untuk mendengar langsung paparan ceramah yang selama ini biasa ia ikuti melalui kanal YouTube.
“Biasanya saya nonton ceramah beliau secara online, tapi kali ini saya sempatkan hadir langsung karena ingin menambah wawasan,” ujarnya.
Hal senada juga disampaikan Kaka, peserta lainnya, yang menilai bahwa ceramah Zakir Naik selalu menghadirkan perspektif baru. “Topik yang disampaikan tidak hanya soal agama Islam, tapi juga menyentuh pengetahuan umum dan kitab dari berbagai agama. Itu membuka wawasan saya,” tuturnya.
Kehadiran Zakir Naik di Malang menjadi salah satu peristiwa yang menyedot perhatian publik. Meski diwarnai dinamika, acara berjalan aman dan tertib. Panitia berharap agenda ini tak hanya menjadi ajang dakwah, tetapi juga momen memperkuat pemahaman lintas ilmu dan memperluas wawasan keagamaan masyarakat Malang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Antara News