Malang - Persiapan Arema FC menuju BRI Super League 2025/2026 belum berjalan mulus. Dari empat laga pramusim yang telah dijalani, Singo Edan hanya meraih satu kemenangan dan menelan tiga hasil minor.
Kondisi ini menjadi sorotan, mengingat Arema dikenal sebagai tim spesialis turnamen pramusim seperti Piala Presiden. Namun, dominasi itu tak terlihat pada edisi 2025.
Rangkaian pramusim Arema dimulai dengan hasil imbang 2-2 melawan Liga Indonesia All Stars. Selanjutnya, mereka dipermalukan Oxford United 0-4, sekaligus gugur dari Piala Presiden 2025.
Baca juga: Pelatih Arema FC Rindukan Trio Timnas U23 Usai Kalah dari Persija
Sempat menang besar 7-1 atas RANS Nusantara FC yang bermain di level lebih rendah, Arema kembali kehilangan arah saat uji coba kontra Persija Jakarta. Di laga yang berlangsung di Jakarta International Stadium, Arema dipaksa menyerah tiga gol tanpa balas.
“Kami memulai pertandingan dengan cukup baik. Tapi setelah gol pertama Persija, mental pemain menurun,” ujar pelatih Marcos Santos.
Pelatih asal Brasil itu menyebut timnya belum tampil dengan kekuatan penuh. Sejumlah pilar seperti Arkhan Fikri, Achmad Maulana Syarif, dan Brandon Scheunemann sedang membela Timnas U23 di Piala AFF U23 2025. Gelandang asing, Valdeci, juga belum bisa dimainkan.
“Saya yakin jika semua pemain kembali, tim ini akan jauh lebih kuat,” tambah Santos. “Kami masih menunggu satu pemain asing tambahan.”
Hasil pramusim ini memicu kekhawatiran Aremania, apalagi kick-off kompetisi tinggal menghitung pekan. Konsistensi dan kedalaman skuad masih menjadi PR besar bagi Singo Edan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Aremafc.com