Malang - Warga Malang kini diimbau untuk lebih teliti saat membeli beras premium karena maraknya isu beras oplosan yang beredar di pasaran. Pemerintah Kota Malang mengajak masyarakat untuk tidak ragu mengecek langsung produk sebelum melakukan transaksi misalnya dengan memperhatikan kemasan, kualitas butiran beras, serta adanya nomor izin edar pada label.
Beberapa tokoh pemerintahan menegaskan bahwa hak konsumen untuk memeriksa kualitas produk adalah bagian dari perlindungan hak pembeli. Langkah ini penting untuk membangun kepercayaan antara konsumen dan pedagang, sekaligus mencegah potensi kerugian akibat produk berkualitas rendah.
Inspeksi mendadak (sidak) juga telah direncanakan oleh pemerintah kota bersama pihak terkait. Tujuannya adalah memastikan tidak ada beras oplosan yang tersebar di pasar tradisional maupun toko modern. Pemeriksaan ini akan dilakukan langsung di lapangan dalam waktu dekat.
Sebagai tambahan, laporan menyebutkan bahwa beras oplosan ditemukan di beberapa pasar seperti Dinoyo, Polehan, Sawojajar, Mojolangu, Buring, dan Kedungkandang. Produk yang dicurigai oplosan termasuk beras merek Fortune dan Sania, serta sejumlah merek di toko retail modern. Temuan ini memicu kewaspadaan yang lebih tinggi dari masyarakat dan pemangku kepentingan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Group Media Malang