Malang - Kota Malang kini memiliki layanan kesehatan inklusif baru berupa Posyandu Disabilitas yang tersedia secara gratis. Program ini dirancang untuk memberikan akses pemeriksaan kesehatan, terapi, dan dukungan khusus bagi warga penyandang disabilitas, tanpa harus khawatir soal biaya.
Posyandu Disabilitas menawarkan berbagai fasilitas yang menyesuaikan kebutuhan difabel. Mulai dari layanan dasar seperti pengukuran kesehatan dan konsultasi medis, hingga terapi khusus dan dukungan psikologis, tergantung jenis disabilitas yang dimiliki. Semua layanan ini berada pada skala kelurahan atau desa sehingga lebih mudah dijangkau oleh keluarga yang tinggal di sekitar.
Salah satu keunikan dari pelayanan ini adalah adanya pendampingan yang lebih intens, misalnya terapi fisik, terapi okupasi, atau konseling emosional. Untuk penyandang disabilitas yang memerlukan, ada juga fasilitas antar-jemput agar mereka tidak terbebani oleh masalah transportasi ke lokasi Posyandu.
Warga yang menjadi pengguna layanan menyambut baik kehadiran Posyandu Disabilitas ini. Banyak keluarga merasa terbantu karena kini kebutuhan kesehatan khusus lebih diperhatikan, dan mereka tidak lagi harus mengeluarkan biaya besar atau menempuh jarak jauh untuk mendapatkan terapi atau pemeriksaan yang sesuai.
Penanggung jawab program menyebut ini sebagai langkah penting menuju layanan kesehatan yang lebih adil dan merata. Pemerintah kota bekerja sama dengan organisasi penyandang disabilitas dan komunitas lokal agar layanan ini berjalan efektif dan menyentuh banyak orang.
Dengan adanya Posyandu Disabilitas, diharapkan penyandang disabilitas di Kota Malang bisa mendapatkan layanan kesehatan yang memadai sejak dini. Program ini juga menjadi contoh bagaimana pelayanan publik dapat dipugar secara inklusif — melayani semua warga dengan memperhatikan kebutuhan khusus mereka.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan Online