Malang - Seorang keluarga dari Malang siap diberangkatkan sebagai transmigran. Proses ini mendapat perhatian serius dari Wakil Menteri Transmigrasi. Ia berkomitmen menyelesaikan hambatan administrasi dan sengketa lahan sebelum keberangkatan.
Wamen menyebut persoalan paling sering muncul adalah tumpang tindih lahan transmigrasi dengan kawasan hutan, atau klaim lahan oleh pihak lain. Ia menegaskan, pemerintah akan mempercepat penyelesaian tersebut agar calon transmigran tidak terhalang secara legal dalam memiliki lahan baru.
Ia juga menyebut bahwa Kementerian Transmigrasi menyediakan mekanisme pengaduan agar masalah lahan bisa ditindaklanjuti cepat. Dengan demikian, keluarga dari Malang yang akan berpindah tidak menghadapi beban administratif yang berat saat tiba di lokasi baru.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan Online