Arema FC Gagal Pecah Tren Buruk di Kanjuruhan, Persija Curi Kemenangan di Depan 10 Ribu Penonton
Malang - Upaya Arema FC menghentikan rentetan hasil buruk di kandang kembali gagal. Bermain di Stadion Kanjuruhan, Sabtu sore (8/11), Singo Edan harus mengakui keunggulan Persija Jakarta dengan skor 1-2. Dua gol dari Eksel Runtukahu membalikkan keadaan dan memupus harapan tuan rumah meraih tiga poin di hadapan lebih dari 10 ribu penonton.
Arema FC sejatinya tampil cukup solid di babak pertama. Mereka unggul lebih dulu lewat tendangan bebas Valdeci Moreira di menit ke-12. Meski kalah dalam penguasaan bola, pasukan Marcos Santos tampil efisien dan mampu menahan gempuran Persija hingga turun minum.
Namun situasi berubah di babak kedua. Masuknya Witan Sulaeman membuat lini serang Persija lebih hidup. Hanya dalam dua menit, Eksel Runtukahu mencetak dua gol cepat pada menit ke-48 dan ke-50 yang membuat Arema tertekan hingga akhir laga.
Pelatih Arema FC Marcos Santos mengakui timnya kehilangan fokus setelah jeda pertandingan. “Kami bermain baik di babak pertama, tapi kurang konsentrasi di babak kedua. Itu membuat kami gagal mempertahankan keunggulan,” ujarnya. Ia juga menyampaikan permintaan maaf kepada Aremania yang memenuhi stadion. “Dengan dukungan lebih dari 10 ribu penonton, kami seharusnya bisa memberi hasil lebih baik. Kami akan evaluasi dan perbaiki agar bisa menang di laga kandang berikutnya,” tambahnya.
Santos menyebut jadwal padat menjadi salah satu kendala performa tim. Beberapa pemain belum dalam kondisi bugar setelah laga melawan Semen Padang empat hari sebelumnya. “Ada beberapa pemain yang baru bisa turun di babak kedua karena kondisi fisik belum pulih,” katanya.
Winger Arema FC Salim Tuharea menilai kekalahan ini menjadi pelajaran penting bagi tim. “Kami harus lebih konsisten dan kerja keras untuk memperbaiki kesalahan di pertandingan berikutnya,” ungkapnya.
Sementara itu, pelatih Persija Jakarta Mauricio Souza memuji ketangguhan Arema FC, terutama di babak pertama. “Pertahanan mereka sangat rapat dan sulit ditembus. Tapi setelah kami ubah strategi dan memasukkan pemain baru, permainan jadi lebih terbuka,” jelasnya.
Kemenangan ini membuat Persija Jakarta naik ke peringkat kedua klasemen sementara Super League 2025/2026dengan 23 poin, hanya terpaut tipis dari Borneo FC di puncak. Sedangkan Arema FC harus turun ke posisi sembilan dengan 15 poin dan masih berjuang mengakhiri tren negatif di kandang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Aremafc.com