Malang - Sebanyak 129 pendaki yang berada di kawasan Ranu Kumbolo saat terjadinya erupsi di Gunung Semeru telah bergerak menuju Ranupani pada Kamis pagi.
Angka tersebut merupakan bagian dari total 187 orang yang berada di lokasi tersebut, termasuk pendaki, petugas, porter, dan pendamping pendakian resmi (PPGST).
Pihak Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) menyatakan bahwa material erupsi mengarah ke selatan hingga tenggara, sementara Ranu Kumbolo terletak di sisi utara. Dengan demikian semua orang di Ranu Kumbolo dilaporkan dalam kondisi aman.
Tim penyelamat yang terdiri dari TNBTS, petugas saver, dan tim evakuasi lainnya melakukan pendampingan menuju Ranupani. Waktu perjalanan normal diperkirakan antara 2,5 hingga 4 jam.
Sebagai langkah pencegahan, TNBTS resmi menutup jalur pendakian ke Semeru hingga situasi kawasan benar-benar dinyatakan aman. Penutupan berdasarkan surat resmi dengan mempertimbangkan rekomendasi dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) terkait radius bahaya erupsi.
Evakuasi terkendali dan semua pihak dilaporkan ikut mematuhi instruksi untuk keselamatan bersama.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan Online