Sabtu, 31 JANUARI 2026 • 23:48 WIB

Ledakan Ketel Uap di Pabrik Tahu Pakisaji Tewaskan Seorang Pekerja

Author

Puing Bekas Ledakan (Antara News)

Malang - Ledakan alat ketel uap terjadi di sebuah pabrik tahu di Desa Sutojayan, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang, Sabtu (31/1/2026). Peristiwa ini menewaskan seorang pekerja bernama Purnomo, 46 tahun, warga Desa Wajak, Kabupaten Malang. Korban meninggal dunia di lokasi kejadian akibat kuatnya tekanan uap dari ketel yang meledak.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, ledakan terjadi saat aktivitas produksi tahu sedang berlangsung. Ketel uap yang digunakan untuk proses pemasakan tiba-tiba meledak dan mengeluarkan tekanan sangat kuat. Tubuh korban terpental beberapa meter dari titik ledakan. Bahkan, sebagian anggota tubuh korban ditemukan terlempar cukup jauh dari lokasi awal.

Suara ledakan terdengar keras dan mengejutkan warga sekitar pabrik. Sejumlah warga mengaku merasakan getaran akibat ledakan tersebut. Beberapa pekerja pabrik yang berada di sekitar lokasi sempat panik dan berusaha menyelamatkan diri.

Rekan kerja korban menjadi saksi pertama yang mengetahui kejadian tersebut. Ia mengaku mendengar suara ledakan keras, lalu bergegas menuju sumber suara. Saat tiba di lokasi, korban sudah dalam kondisi tidak bernyawa dengan luka parah akibat ledakan.

Peristiwa ini kemudian dilaporkan ke pihak berwajib. Aparat kepolisian dari Polsek Pakisaji bersama tim gabungan segera mendatangi lokasi kejadian. Petugas melakukan olah tempat kejadian perkara dan memasang garis polisi di area pabrik untuk kepentingan penyelidikan.

Jenazah korban dievakuasi menggunakan ambulans menuju rumah sakit untuk dilakukan visum. Polisi juga meminta keterangan dari sejumlah saksi, termasuk pekerja pabrik dan pemilik usaha, guna mengetahui kronologi lengkap kejadian.

Kapolsek Pakisaji menyampaikan bahwa peristiwa tersebut diduga kuat merupakan kecelakaan kerja. Namun, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti ledakan ketel uap tersebut. Pemeriksaan terhadap kondisi mesin dan standar keselamatan kerja di pabrik juga akan dilakukan.

Pihak keluarga korban telah menerima kabar duka dan mendatangi rumah sakit. Suasana haru menyelimuti keluarga saat mengetahui korban meninggal dunia saat bekerja.

Hingga saat ini, aktivitas produksi di pabrik tahu tersebut dihentikan sementara. Polisi mengimbau para pemilik usaha untuk rutin memeriksa kondisi alat produksi dan memperhatikan aspek keselamatan kerja agar kejadian serupa tidak terulang.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Group Media Malang

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU