Malang - Menjelang arus mudik Lebaran, sejumlah SPBU di Kota Malang dipadati masyarakat. Antrean kendaraan terlihat lebih panjang dari hari biasa dalam beberapa hari terakhir.
Kondisi ini dipicu oleh pasokan BBM yang sempat tersendat. Distribusi yang tidak lancar membuat stok di beberapa SPBU menipis. Warga memilih mengisi bahan bakar lebih awal untuk menghindari kekosongan.
Antrean didominasi kendaraan roda dua dan roda empat. Beberapa pengendara bahkan rela menunggu cukup lama demi mendapatkan BBM. Situasi ini terjadi terutama pada jam sibuk pagi dan sore hari.
Kenaikan mobilitas jelang Lebaran juga memperparah kondisi. Banyak warga mulai bersiap mudik atau melakukan perjalanan ke luar kota. Kebutuhan BBM meningkat dalam waktu singkat.
Sejumlah pengelola SPBU mulai mengatur distribusi. Pengisian dilakukan secara bergantian untuk menjaga ketersediaan stok. Petugas juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian berlebihan.
Fenomena ini menunjukkan pentingnya stabilitas distribusi energi. Gangguan kecil pada pasokan dapat berdampak langsung pada aktivitas masyarakat.
Pemerintah daerah dan pihak terkait terus berupaya menormalkan distribusi. Pasokan BBM ditargetkan kembali stabil agar kebutuhan masyarakat jelang Lebaran tetap terpenuhi.
Masyarakat diimbau tetap tenang dan membeli BBM sesuai kebutuhan. Dengan distribusi yang kembali lancar, antrean di SPBU diharapkan segera berkurang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan Langsung