Sabtu, 28 MARET 2026 • 21:42 WIB

Pemkot Malang Ajukan Rp4 Miliar, Dua Flyover Mendesak Diperbaiki

Author

Fly Over Kota Lama (Bhekti Setyowibowo/INDOZONE)
Malang - Pemerintah Kota Malang mulai bergerak cepat merespons kondisi dua flyover yang kian mengkhawatirkan. Dua titik tersebut berada di kawasan Arjosari dan Kolonel Sugiyono atau Mergosono Kotalama. Keduanya menjadi jalur padat yang setiap hari dilalui ribuan kendaraan.

Pemkot Malang mengajukan anggaran sekitar Rp4 miliar untuk melakukan perbaikan menyeluruh. Langkah ini diambil karena kondisi jalan dinilai sudah tidak layak jika hanya ditangani dengan metode tambal sulam.

Saat ini, penanganan yang dilakukan masih bersifat sementara. Petugas hanya menutup lubang dan melapisi sambungan jembatan. Cara ini memang bisa mengurangi kerusakan dalam jangka pendek. Namun, permukaan jalan tetap terasa bergelombang saat dilalui kendaraan.

Kondisi ini mulai dikeluhkan pengguna jalan. Getaran saat melintas tidak hanya mengganggu kenyamanan, tetapi juga berpotensi membahayakan, terutama bagi pengendara roda dua. Jika terus dibiarkan, risiko kecelakaan bisa meningkat.

Flyover Arjosari dan Kolonel Sugiyono memiliki peran penting dalam mendukung mobilitas warga. Jalur ini menjadi penghubung antar kawasan strategis di Kota Malang. Aktivitas distribusi barang dan perjalanan harian sangat bergantung pada kelancaran akses di titik tersebut.

Pemkot Malang menyadari keterbatasan anggaran daerah. Karena itu, pengajuan bantuan dilakukan ke pemerintah pusat dan provinsi. Upaya ini diharapkan bisa mempercepat realisasi perbaikan tanpa harus menunggu kondisi semakin parah.

Selain faktor anggaran, perbaikan juga menghadapi kendala kewenangan. Sebagian ruas jalan masuk dalam kategori jalan nasional dan provinsi. Hal ini membuat proses penanganan harus melalui koordinasi lintas instansi.

Pemkot Malang terus mendorong agar proses ini bisa segera mendapatkan kepastian. Perbaikan total dinilai menjadi solusi paling efektif untuk mengembalikan kualitas jalan sekaligus menjamin keselamatan pengguna.

Jika anggaran disetujui, perbaikan akan difokuskan pada penguatan struktur jalan dan perataan permukaan flyover. Targetnya jelas. Pengguna jalan bisa melintas dengan aman, nyaman, dan tanpa gangguan berarti.

Langkah ini menjadi sinyal bahwa perbaikan infrastruktur tidak bisa ditunda. Warga kini menunggu realisasi nyata agar dua flyover tersebut kembali layak dan mendukung aktivitas kota secara optimal.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan Langsung

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU