Malang - Laga antara Malut United dan Arema FC pada pekan ke-26 Super League 2025-2026 diprediksi berjalan sengit. Pertandingan yang digelar Jumat, 3 April 2026 pukul 15.30 WIB ini menghadirkan tim tamu dengan performa yang tidak bisa dianggap remeh.
Malut United datang ke Malang dengan bekal yang kuat. Tim asuhan Hendri Susilo menunjukkan konsistensi tinggi, terutama saat bermain di luar kandang. Dari 12 laga tandang, mereka berhasil mengumpulkan 21 poin. Catatan ini menempatkan Malut sebagai tim tandang terbaik kedua musim ini, hanya berada di bawah Persija Jakarta.
Kekuatan Malut di laga tandang terlihat dari enam kemenangan yang mereka raih di luar markas. Dari total 13 kemenangan musim ini, hampir setengahnya diraih saat bermain sebagai tim tamu. Ini menunjukkan mental bertanding yang solid dan kemampuan adaptasi yang baik di berbagai stadion.
Hanya tiga tim yang mampu menghentikan laju Malut saat tandang. Mereka adalah Persik Kediri, Persib Bandung, dan Persebaya Surabaya. Sementara itu, tiga laga lainnya berakhir imbang. Statistik ini menegaskan bahwa Malut bukan tim yang mudah dikalahkan di kandang lawan.
Tidak hanya kuat dalam mobilitas, Malut juga tajam di lini depan. Hingga pekan ke-25, mereka telah mencetak 51 gol. Rata-rata gol mereka mencapai 2,04 per pertandingan. Angka ini menjadikan Malut sebagai tim paling produktif sejauh ini.
Salah satu kemenangan paling mencolok terjadi saat mereka menghancurkan PSBS Biak dengan skor 6-2. Hasil ini memperlihatkan kapasitas serangan yang agresif dan efektif.
Meski begitu, Malut bukan tanpa cela. Mereka tercatat hanya tiga kali gagal mencetak gol dalam satu pertandingan. Momen tersebut terjadi saat menghadapi PSIM Yogyakarta, Persita Tangerang, dan kembali saat melawan Persib Bandung.
Di lini depan, nama David da Silva menjadi andalan utama. Penyerang asal Brasil ini telah mencetak 15 gol dan memimpin daftar top skor sementara hingga pekan ke-25. Ketajamannya menjadi ancaman serius bagi lini belakang Arema.
Arema FC perlu menyiapkan strategi matang jika ingin meredam agresivitas Malut. Dukungan publik Malang bisa menjadi faktor pembeda, namun statistik menunjukkan bahwa Malut tidak mudah tertekan saat bermain tandang.
Pertandingan ini bukan sekadar perebutan tiga poin. Ini adalah ujian bagi Arema untuk menghentikan laju salah satu tim paling konsisten musim ini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan Online