Kamis, 25 JUNI 2026 • 23:56 WIB

Grafiti Liar Rusak Wajah Kota Batu, Warga Minta Tindakan Nyata

Author

Tembok Di Kota Batu Tak Luput oleh Vandalisme (Bhekti Setyowibowo / INDOZONE)

Batu - Aksi vandalisme berupa coretan grafiti liar di sejumlah sudut Kota Batu kian menjadi perhatian masyarakat. Selama hampir dua tahun terakhir, berbagai fasilitas umum hingga pagar rumah warga menjadi sasaran coretan yang dinilai merusak keindahan kota wisata tersebut.

Beberapa titik yang paling sering terdampak berada di kawasan Alun-Alun Kota Batu dan sepanjang Jalan Hasanuddin, Desa Pesanggrahan. Coretan dengan berbagai tulisan dan simbol tampak menghiasi dinding, pagar, hingga bangunan publik yang sebelumnya telah dicat dan dirawat oleh warga maupun pemerintah.

Kondisi ini menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. Warga mengaku kecewa karena tembok dan pagar yang baru dicat kembali dicoret oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Tidak sedikit pemilik rumah yang harus mengeluarkan biaya tambahan untuk membersihkan atau mengecat ulang bagian yang terkena vandalisme.

Menurut warga, aksi tersebut tidak dapat disamakan dengan mural yang memiliki nilai seni dan dibuat melalui perencanaan serta izin tertentu. Sebagian besar coretan yang muncul justru berupa tulisan acak yang sulit dipahami, bahkan ada yang mengandung unsur SARA, kata-kata vulgar, hingga konten yang tidak pantas untuk dilihat masyarakat umum, termasuk anak-anak.

Selain mengganggu estetika lingkungan, keberadaan grafiti liar juga dinilai menciptakan kesan kumuh pada kawasan yang selama ini dikenal sebagai destinasi wisata unggulan di Jawa Timur. Kota Batu yang mengandalkan sektor pariwisata dinilai perlu menjaga kebersihan dan keindahan ruang publik agar tetap memberikan kenyamanan bagi pengunjung.

Keluhan tidak hanya datang dari warga setempat. Sejumlah wisatawan juga menyayangkan maraknya coretan liar yang terlihat di beberapa lokasi strategis. Mereka menilai pemandangan tersebut dapat mengurangi kesan positif terhadap Kota Batu yang selama ini dikenal memiliki lingkungan yang tertata dan menarik untuk dikunjungi.

Masyarakat berharap pemerintah daerah dapat mengambil langkah lebih tegas untuk mengatasi persoalan tersebut. Upaya yang diusulkan antara lain meningkatkan patroli rutin di kawasan rawan, memperbanyak pemasangan kamera pengawas atau CCTV, serta memperkuat penegakan aturan terhadap pelaku vandalisme.

Warga meyakini pengawasan yang lebih intensif dapat membantu mengidentifikasi pelaku dan mencegah aksi serupa terulang kembali. Mereka juga berharap ada edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga fasilitas publik sebagai bagian dari wajah kota yang menjadi kebanggaan bersama.

Dengan penanganan yang serius dan berkelanjutan, masyarakat berharap ruang-ruang publik di Kota Batu dapat kembali bersih, nyaman, dan mencerminkan identitas kota wisata yang ramah bagi warga maupun wisatawan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan Langsung

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU