Salah satu komplek peternakan sapi di Greenfield. (Bhekti Setyowibowo/INDOZONE)
Malang - Banyak yang mengira susu merek Greenfields adalah produk impor karena kemasannya yang modern dan kualitasnya yang premium. Namun, siapa sangka ternyata produk susu yang sudah dikenal luas itu berasal dari peternakan yang terletak di Malang dan Blitar, Jawa Timur.
Dengan sistem peternakan yang modern dan skala besar, Greenfields mampu memenuhi kebutuhan pasar nasional hingga menembus ekspor ke negara-negara Asia. Peternakan ini menjadi salah satu contoh sukses industri susu lokal yang mengusung standar global.
Peternakan Greenfields berlokasi di dataran tinggi sekitar 1.200 meter di atas permukaan laut, dengan suhu sejuk rata-rata 15 hingga 20 derajat Celsius—kondisi ideal bagi sapi perah. Di lokasi ini, lebih dari 19 ribu ekor sapi jenis Holstein dan Jersey dipelihara dengan sistem yang higienis dan terkontrol.
Menariknya, Greenfields menjadi satu-satunya peternakan di Indonesia yang memelihara sapi jenis Jersey, yang dikenal sebagai penghasil susu dengan kandungan lemak dan protein tinggi.
Salah satu keunggulan Greenfields terletak pada penggunaan teknologi modern dalam proses pemerahan dan pengolahan susu. Seluruh aktivitas dari pemerahan, pemindaian sapi, pengolahan hingga pengemasan dilakukan tanpa sentuhan tangan manusia. Sistem otomatis ini tidak hanya menjamin kebersihan, tetapi juga mempertahankan kualitas nutrisi alami dalam susu segar yang dihasilkan.
Teknologi modern untuk pemerasan susu sapi. (Bhekti Setyowibowo/INDOZONE)
Susu yang baru diperah langsung dialirkan ke pabrik pengolahan melalui sistem berpendingin suhu 0–4°C. Ini memastikan bahwa kesegaran dan keamanan susu tetap terjaga hingga sampai di tangan konsumen.
Demi menjaga biosekuriti dan kesehatan hewan, Greenfields tidak membuka peternakannya untuk kunjungan publik. Kebijakan ini terbukti efektif, terbukti saat wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) merebak pada 2022, seluruh ternak Greenfields tetap aman dan bebas dari infeksi.
Peternakan ini juga telah mengantongi Nomor Kontrol Veteriner (NKV) dari Kementerian Pertanian sebagai bukti penerapan standar sanitasi dan keamanan yang tinggi.
Greenfields tidak hanya memenuhi kebutuhan susu segar dan olahan untuk masyarakat Indonesia, tetapi juga telah merambah pasar ekspor ke berbagai negara seperti Singapura, Hong Kong, dan Brunei. Hal ini membuktikan bahwa produk susu Indonesia mampu bersaing di tingkat regional bahkan internasional.
Keberadaan Greenfields di Malang dan Blitar tidak hanya menjadi sumber produksi susu berkualitas, tetapi juga turut mendukung ekonomi lokal melalui penciptaan lapangan kerja dan peningkatan industri peternakan nasional.
Dengan sistem terintegrasi “farm to factory” dan penggunaan teknologi modern, Greenfields menjadi simbol bagaimana produk dalam negeri bisa berjaya tanpa harus bergantung pada impor.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan Langsung