Para Pesepeda Berkumpul di Depan Balai Kota Malang (Bhekti Setyowibowo / INDOZONE)
Malang - Suasana berbeda tampak di kawasan Balai Kota Malang pada Jumat sore. Puluhan hingga ratusan pesepeda dari berbagai komunitas dan masyarakat umum berkumpul dengan satu tujuan yang sama, mengayuh sepeda bersama dalam kegiatan Critical Mass, sebuah gerakan bersepeda massal yang digelar serentak di berbagai kota di dunia setiap Jumat terakhir setiap bulan.
Dengan penuh semangat, rombongan pesepeda kemudian bergerak menyusuri sejumlah ruas jalan utama di Kota Malang. Iring-iringan sepeda yang memenuhi jalan menjadi pemandangan menarik bagi masyarakat. Tidak sedikit pengguna jalan maupun warga yang mengabadikan momen tersebut karena ukuran rombongan yang cukup besar.
Berbeda dengan kegiatan gowes pada umumnya, Critical Mass bukan sekadar ajang berolahraga atau berkumpul bersama komunitas. Gerakan ini lahir sebagai bentuk kampanye damai untuk mengingatkan bahwa jalan raya merupakan ruang bersama yang dapat digunakan secara aman oleh seluruh pengguna jalan, termasuk pesepeda.
Keunikan Critical Mass terletak pada konsepnya yang tidak memiliki pemimpin ataupun organisasi tunggal. Seluruh peserta hadir secara sukarela dengan semangat yang sama, yakni mendorong kota yang lebih ramah bagi pesepeda dan mendukung transportasi berkelanjutan. Siapa pun dapat bergabung tanpa harus menjadi anggota komunitas tertentu.
Melalui kegiatan ini, para peserta juga menyuarakan pentingnya pembangunan infrastruktur yang mendukung mobilitas ramah lingkungan, seperti jalur sepeda yang aman, fasilitas parkir sepeda, hingga kebijakan transportasi yang lebih berpihak pada pengguna kendaraan tanpa emisi.
Selain mengampanyekan keselamatan pesepeda, gerakan ini juga membawa pesan mengenai pentingnya mengurangi ketergantungan terhadap kendaraan bermotor. Semakin banyak masyarakat yang memilih bersepeda untuk aktivitas sehari-hari, semakin besar pula kontribusi dalam mengurangi polusi udara, konsumsi bahan bakar, serta kemacetan di kawasan perkotaan.
Partisipasi Kota Malang dalam Critical Mass menunjukkan bahwa kesadaran terhadap transportasi ramah lingkungan terus berkembang. Kehadiran berbagai komunitas sepeda, keluarga, mahasiswa, hingga pesepeda harian menjadi bukti bahwa sepeda tidak hanya dipandang sebagai sarana olahraga, tetapi juga sebagai moda transportasi yang layak digunakan dalam kehidupan sehari-hari.
Di Indonesia, gerakan ini lebih dikenal sebagai Indonesia Critical Mass atau ICM. Kegiatan serupa rutin digelar di berbagai kota seperti Jakarta, Bandung, Bekasi, Surabaya, Yogyakarta, dan sejumlah daerah lainnya. Masing-masing kota memiliki titik kumpul dan rute berbeda, namun membawa semangat yang sama, yaitu menciptakan ruang jalan yang lebih aman, sehat, dan inklusif bagi seluruh pengguna.
Melalui kayuhan yang dilakukan secara serentak di berbagai belahan dunia, Critical Mass menjadi simbol bahwa perubahan menuju kota yang lebih manusiawi dapat dimulai dari langkah sederhana. Di Kota Malang, semangat tersebut kembali terlihat ketika ratusan pesepeda memenuhi jalanan, mengajak masyarakat melihat bahwa bersepeda bukan sekadar hobi, melainkan bagian dari solusi untuk mewujudkan lingkungan perkotaan yang lebih nyaman dan berkelanjutan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan Langsung