Malang - Setiap tahun Kota Malang selalu dipadati mahasiswa rantau. Mereka datang dari Jabodetabek, Jawa Tengah, Kalimantan, hingga Indonesia Timur. Arus ini tidak pernah benar-benar berhenti.
Daya tarik utama Malang terletak pada kampusnya. Kota ini memiliki banyak perguruan tinggi besar dan mapan. Universitas Brawijaya dan Universitas Negeri Malang dikenal secara nasional. Kampus swasta seperti UMM dan BINUS Malang juga menjadi pilihan serius. Ragam program studi membuat calon mahasiswa punya banyak opsi.
Biaya hidup menjadi alasan kuat berikutnya. Harga kos di Malang masih relatif terjangkau. Makan harian mudah ditemukan dengan harga ramah mahasiswa. Transportasi dalam kota juga tidak mahal. Kondisi ini membuat mahasiswa rantau lebih mandiri secara finansial.
Suasana kota memberi pengaruh besar. Malang tidak seramai kota metropolitan. Aktivitas berjalan lebih tenang. Lingkungan ini membantu mahasiswa fokus belajar dan beradaptasi. Banyak mahasiswa merasa tekanan hidup lebih ringan dibanding kota besar.
Akses transportasi mendukung mobilitas. Kereta api menghubungkan Malang dengan banyak kota besar di Jawa. Bandara Abdul Rachman Saleh melayani penerbangan langsung dari Jakarta. Jarak psikologis dengan rumah menjadi lebih dekat.
Ekosistem mahasiswa tumbuh kuat. Area sekitar kampus dipenuhi kos, warung makan, kafe, dan tempat fotokopi. Ruang diskusi mudah ditemukan. Aktivitas organisasi dan komunitas berjalan aktif.
Faktor wisata juga berperan. Batu, Bromo, dan pantai Malang Selatan bisa dijangkau dalam waktu singkat. Mahasiswa memiliki ruang rekreasi tanpa biaya besar. Keseimbangan antara belajar dan hiburan lebih terjaga.
Rasa aman menjadi pertimbangan orang tua. Malang dikenal relatif kondusif. Lingkungan kampus dan permukiman mahasiswa cukup terkontrol. Kepercayaan orang tua ikut menentukan pilihan kota studi.
Kombinasi kualitas pendidikan, biaya hidup, suasana kota, dan akses membuat Malang terus dipilih. Bagi banyak mahasiswa rantau, Malang bukan sekadar kota tujuan kuliah. Kota ini menjadi tempat belajar hidup dan membangun masa depan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan Langsung