Malang - Gereja Jago Lawang hingga kini masih digunakan secara aktif oleh umat Katolik di wilayah Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang. Gereja bersejarah ini tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah rutin, tetapi juga menjadi pusat berbagai kegiatan keagamaan dan komunitas umat.
Setiap pekan, umat Katolik dari Lawang dan sekitarnya datang untuk mengikuti misa yang digelar secara terjadwal. Aktivitas peribadatan berjalan seperti gereja pada umumnya, mulai dari misa harian, misa mingguan, hingga perayaan hari besar keagamaan seperti Natal dan Paskah. Kehadiran jemaat dari berbagai usia menunjukkan bahwa gereja ini masih memiliki peran penting dalam kehidupan rohani masyarakat setempat.
Selain fungsi utama sebagai tempat ibadah, Gereja Jago Lawang juga dimanfaatkan untuk kegiatan komunitas. Berbagai aktivitas pastoral rutin digelar, seperti pendalaman iman, pertemuan lingkungan, serta kegiatan kategorial untuk anak, remaja, dan orang tua. Kegiatan ini bertujuan memperkuat relasi antarumat dan membangun semangat kebersamaan di tengah masyarakat.
Gereja ini juga kerap menjadi lokasi penyelenggaraan acara keagamaan berskala lebih besar. Beberapa di antaranya adalah perayaan sakramen, rekoleksi, dan kegiatan sosial berbasis gereja. Melalui kegiatan tersebut, gereja berperan sebagai ruang bertemu sekaligus ruang belajar bagi umat Katolik dalam menjalankan nilai keimanan dan kepedulian sosial.
Keberadaan Gereja Jago Lawang memiliki makna tersendiri bagi masyarakat sekitar. Di tengah perubahan zaman dan perkembangan wilayah Lawang, gereja ini tetap berdiri dan berfungsi sesuai perannya. Hal ini menunjukkan keberlanjutan fungsi tempat ibadah yang tidak hanya bersifat simbolik, tetapi juga praktis dan relevan dengan kebutuhan umat.
Masyarakat sekitar juga melihat gereja ini sebagai bagian dari kehidupan sosial lingkungan. Aktivitas yang berlangsung di dalamnya berjalan berdampingan dengan kehidupan warga sekitar secara harmonis. Gereja menjadi ruang yang terbuka untuk kegiatan internal umat, tanpa mengganggu aktivitas masyarakat di sekitarnya.
Dengan peran yang terus berjalan hingga saat ini, Gereja Jago Lawang menunjukkan bahwa tempat ibadah dapat berfungsi lebih luas. Tidak hanya sebagai lokasi ritual keagamaan, tetapi juga sebagai pusat komunitas yang hidup dan aktif. Keberlanjutan aktivitas ibadah dan sosial di gereja ini menjadi bukti bahwa Gereja Jago Lawang masih menjadi bagian penting dari kehidupan umat Katolik di Lawang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan Langsung