Malang - Fenomena meningkatnya aktivitas pengemis mulai terlihat di kawasan Jalan Ijen, Kecamatan Klojen, menjelang Hari Raya Idul Fitri. Kondisi ini muncul seiring tingginya mobilitas masyarakat di pusat Kota Malang.
Pantauan di lapangan pada Selasa, 17 Maret, sejumlah orang tampak berada di bawah deretan pohon palem sejak siang. Mayoritas merupakan perempuan paruh baya. Mereka terlihat duduk sambil membawa karung. Beberapa di antaranya bahkan beristirahat di trotoar.
Seorang pengguna jalan, Shiddiqul Auwwalin, menyebut jumlah pengemis meningkat dalam beberapa hari terakhir. Pada awal Ramadan, jumlahnya hanya satu hingga dua orang. Kini terlihat semakin banyak dan tersebar di beberapa titik.
Kondisi ini dinilai berpotensi mengganggu ketertiban umum. Jalan Ijen dikenal sebagai kawasan ikonik Kota Malang. Lokasi ini sering dikunjungi wisatawan, terutama saat akhir pekan dan musim liburan.
Selain itu, keberadaan anak-anak juga menjadi perhatian. Beberapa terlihat bermain dan beristirahat di trotoar. Hal ini menimbulkan kekhawatiran terkait keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan.
Warga berharap pemerintah kota segera melakukan penertiban. Upaya ini dinilai penting untuk menjaga kenyamanan ruang publik. Terlebih menjelang Lebaran, jumlah pengunjung diperkirakan terus meningkat.
Fenomena ini menjadi tantangan bagi pengelolaan kota. Di satu sisi, aktivitas ekonomi dan mobilitas meningkat. Di sisi lain, ketertiban dan kenyamanan ruang publik perlu tetap dijaga.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan Langsung