Malang - Perayaan Hari Kartini di Kota Malang tidak hanya berdampak pada tingginya permintaan persewaan baju adat. Studio foto di berbagai sudut kota juga mengalami lonjakan order yang signifikan, terutama menjelang dan setelah rangkaian acara Kartinian digelar di sekolah, kampus, hingga instansi.
Fenomena ini terlihat hampir setiap tahun. Namun, tahun ini peningkatannya terasa lebih merata. Tidak hanya studio besar, studio rumahan hingga jasa fotografi freelance ikut kebanjiran permintaan. Banyak pelanggan datang untuk mengabadikan momen menggunakan kebaya, beskap, hingga busana tradisional dari berbagai daerah.
Beberapa studio bahkan menerapkan sistem booking jauh hari. Slot pemotretan cepat penuh, terutama pada pagi hingga siang hari. Waktu tersebut menjadi favorit karena menyesuaikan jadwal acara Kartinian di sekolah atau kantor.
Tren yang muncul tidak hanya foto formal. Banyak pelanggan memilih konsep foto yang lebih santai dan kreatif. Misalnya, pose bertema keluarga, sahabat, hingga gaya editorial sederhana yang cocok untuk dibagikan ke media sosial. Hal ini membuat durasi pemotretan lebih variatif dibanding hari biasa.
Harga paket foto juga ikut menyesuaikan. Rata-rata studio menawarkan paket khusus Kartinian, mulai dari foto cepat hingga paket lengkap dengan cetak dan edit. Kisaran harga tetap kompetitif, namun volume pelanggan yang tinggi membuat omzet harian meningkat tajam.
Pelaku usaha studio foto mengaku momen ini menjadi salah satu periode paling sibuk dalam setahun. Dalam satu hari, jumlah pelanggan bisa naik dua hingga tiga kali lipat dibanding hari normal. Bahkan, beberapa studio menambah tenaga fotografer dan editor untuk mengantisipasi lonjakan tersebut.
Dari sisi pelanggan, kebutuhan dokumentasi menjadi alasan utama. Banyak orang ingin mengabadikan momen mengenakan pakaian adat yang tidak digunakan setiap hari. Selain itu, foto Kartinian juga sering dijadikan konten untuk media sosial maupun dokumentasi pribadi.
Lonjakan ini menunjukkan bahwa perayaan Kartini tidak hanya menjadi agenda seremonial. Ada perputaran ekonomi yang nyata, terutama bagi pelaku UMKM di sektor kreatif seperti fotografi. Momentum ini terus dimanfaatkan untuk menghadirkan layanan yang lebih cepat, kreatif, dan relevan dengan kebutuhan pasar.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan Langsung