Senin, 25 MEI 2026 • 23:24 WIB

Rahasia Daging Kambing Empuk dan Bebas Bau Prengus, Ternyata Bukan Cuma Soal Rempah

Author

Daging Kambing (Bhekti Setyowibowo / INDOZONE)

Life - Daging kambing sering jadi menu favorit saat momen tertentu. Mulai dari sate, gulai, tongseng, hingga rica-rica. Namun, banyak orang masih ragu mengolahnya sendiri di rumah karena aroma prengus yang cukup menyengat. Jika salah teknik, bau khas kambing bisa menempel kuat dan membuat cita rasa masakan kurang nikmat.

Padahal, bau prengus pada daging kambing sebenarnya bisa dikurangi bahkan dihilangkan dengan cara sederhana. Kuncinya ada pada proses penanganan daging sebelum dimasak.

Salah satu kesalahan paling umum adalah langsung mencuci daging kambing dengan air. Banyak orang mengira mencuci daging akan membuatnya lebih bersih dan segar. Faktanya, air justru bisa membantu aroma prengus semakin menyebar. Selain itu, tekstur daging juga bisa menjadi lebih alot saat dimasak.

Cara yang lebih tepat adalah membersihkan daging menggunakan tisu dapur atau lap bersih untuk mengangkat sisa darah dan kotoran. Setelah itu, simpan daging dalam wadah tertutup sebelum diolah.

Untuk membantu mengurangi aroma prengus, masyarakat Indonesia sejak dulu memanfaatkan bahan dapur alami. Jeruk nipis menjadi salah satu yang paling populer. Perasan jeruk nipis dapat membantu menetralisir aroma kuat pada daging kambing. Cukup lumuri daging dengan air jeruk nipis selama 15 hingga 30 menit sebelum dimasak.

Selain jeruk nipis, nanas juga sering digunakan sebagai bahan marinasi alami. Kandungan enzim bromelain dalam nanas mampu membantu melunakkan serat daging sekaligus mengurangi aroma khas kambing. Namun, penggunaannya tidak boleh terlalu lama. Jika berlebihan, tekstur daging bisa terlalu lembek.

Daun pepaya juga menjadi trik tradisional yang masih banyak dipakai hingga sekarang. Daging cukup dibungkus menggunakan daun pepaya selama beberapa menit sebelum dimasak. Cara ini dipercaya membantu mengurangi bau sekaligus membuat tekstur lebih empuk.

Pemilihan rempah juga sangat menentukan hasil akhir masakan. Jahe, serai, lengkuas, daun salam, hingga kayu manis memiliki aroma kuat yang efektif menyamarkan bau prengus. Tidak heran jika masakan berbahan dasar kambing di Indonesia identik dengan bumbu kaya rempah.

Selain itu, proses memasak dengan api yang tepat juga berpengaruh. Memasak daging terlalu cepat dengan api besar kadang membuat aroma khas kambing semakin tajam. Sebaliknya, memasak perlahan dengan bumbu yang meresap dapat menghasilkan rasa lebih gurih dan aroma yang lebih bersahabat.

Faktor usia kambing juga ikut memengaruhi aroma daging. Daging kambing muda biasanya memiliki bau yang lebih ringan dibanding kambing tua. Karena itu, pemilihan bahan saat membeli juga penting diperhatikan.

Dengan teknik yang tepat, daging kambing sebenarnya bisa diolah menjadi hidangan lezat tanpa aroma prengus yang mengganggu. Bahkan, cita rasa gurih khasnya justru menjadi daya tarik utama yang membuat banyak orang ketagihan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan Langsung

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU