Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Rabu, 09 JULI 2025 • 12:29 WIB

Penalti Witan Bikin Mental Arema FC Runtuh, Keunggulan 2-0 Buyar Jadi Imbang

Penalti Witan Bikin Mental Arema FC Runtuh, Keunggulan 2-0 Buyar Jadi ImbangDalberto (biru) di bayangi Arif Satria(putih)di lanjutan laga piala presiden 2025 (aremafc.com)

Bandung – Arema FC harus menelan pil pahit setelah keunggulan dua gol mereka sirna saat menghadapi Indonesia All Star dalam lanjutan Grup A Piala Presiden 2025. Bertanding di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Selasa (8/7) sore, laga sengit ini berakhir imbang 2-2.

Tim berjuluk Singo Edan itu sejatinya tampil meyakinkan di babak pertama, bahkan sempat unggul 2-0 lewat gol Salim Tuharea di menit ke-19 dan Dedik Setiawan pada menit ke-65. Namun, keunggulan itu tak mampu dipertahankan setelah dua penalti di babak kedua mengubah jalannya pertandingan.

Gol pertama Indonesia All Star dicetak oleh Witan Sulaiman melalui titik putih pada menit ke-74. Selang sebelas menit kemudian, giliran Septian David Maulana dari Malut United yang menyamakan kedudukan juga lewat tendangan penalti.

Baca juga: Arema FC Siap Pertahankan Gelar di Piala Presiden 2025

Pelatih Arema FC, Marcos Goncalves, menyayangkan hasil akhir pertandingan. Menurutnya, timnya tampil baik sejak awal dan mampu menciptakan tekanan. Namun dua penalti yang diberikan wasit membuat para pemain kehilangan fokus.

“Kami memulai pertandingan dengan sangat baik, unggul 2-0. Tapi setelah penalti pertama, mental dan fisik para pemain turun drastis,” ujar pelatih asal Brasil tersebut usai laga.

Goncalves menilai gol penalti Witan menjadi titik balik yang merusak ritme permainan anak asuhnya. Tekanan makin berat setelah penalti kedua dijatuhkan, membuat permainan Arema FC semakin tidak stabil.

“Dua penalti itu berat secara mental bagi tim. Setelah gol penalti pertama, kami jadi terburu-buru menyelesaikan pertandingan. Hal itu berujung pada kesalahan yang memberikan penalti kedua,” tambahnya.

Dengan hasil imbang ini, Arema FC tertahan di posisi dua klasemen sementara Grup A. Selanjutnya, mereka akan menghadapi laga berat melawan tim asal Inggris, Oxford United, pada Kamis (10/7).

Meski statusnya sebagai juara bertahan turnamen ini, Goncalves menegaskan bahwa target utama tim adalah tampil maksimal di Liga 1. Turnamen pramusim seperti Piala Presiden ia manfaatkan sebagai ajang menguji kesiapan skuad yang baru terbentuk.

“Oxford United adalah lawan yang berat. Tapi Arema juga bukan tim sembarangan. Kami tetap akan melihat peluang dan berusaha untuk menang, meski fokus utama kami ada di Liga 1,” tegasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Aremafc.com

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Penalti Witan Bikin Mental Arema FC Runtuh, Keunggulan 2-0 Buyar Jadi Imbang

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!