Para pelajar Sekolah Rakyat di Gedung Politeknik Kota Malang, di Kota Malang (Antara News)
Malang - Pemerintah Kota Malang menegaskan bahwa seluruh tenaga pengajar di Sekolah Rakyat masih menjalankan tugasnya secara penuh dan tidak ada satu pun guru yang mengundurkan diri. Kepastian ini disampaikan guna meredam isu yang sempat beredar di masyarakat terkait dugaan mundurnya beberapa guru.
Sekolah Rakyat merupakan inisiatif pendidikan inklusif yang memberikan kesempatan belajar bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Para pengajarnya berasal dari kalangan profesional yang memiliki dedikasi tinggi terhadap pendidikan berbasis kepedulian sosial. Pemerintah kota terus memastikan kelangsungan program ini, baik dari sisi kualitas pengajaran maupun kesejahteraan para guru.
Sebagai bentuk komitmen, Pemkot Malang juga menekankan bahwa koordinasi dan komunikasi dengan para pengajar terus dijaga agar suasana mengajar tetap kondusif. Selain itu, dukungan terhadap sarana prasarana dan kebutuhan pendukung pembelajaran akan terus diupayakan demi menciptakan lingkungan belajar yang memotivasi siswa untuk terus bersekolah.
Langkah ini merupakan bagian dari upaya serius pemerintah daerah dalam memperkuat akses pendidikan yang merata dan berkeadilan, sekaligus membangun kepercayaan masyarakat terhadap program-program pendidikan alternatif yang digagas bersama komunitas.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: