Apel “Sinergi Ngalam Mbois” Tekankan Persatuan Jaga Kota Malang (Foto Istimewa)
Malang - Halaman Balai Kota Malang dipenuhi semangat persatuan saat digelarnya apel “Sinergi Ngalam Mbois Guyub Damai”. Pemerintah Kota Malang, TNI-Polri, tokoh masyarakat, akademisi, hingga generasi muda berkumpul dalam satu barisan, menegaskan tekad untuk menjaga kota tetap aman, damai, dan kondusif.
Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menekankan bahwa dinamika sosial yang begitu cepat kadang menghadirkan potensi kerawanan, baik berupa aksi unjuk rasa hingga provokasi. Karena itu, ia menegaskan pentingnya sinergi seluruh elemen agar Malang tetap terjaga.
“Jika kita bersatu, tidak ada perusuh yang mampu merusak Kota Malang. Justru dengan kebersamaan, Malang akan semakin kuat dan berwibawa,” ujarnya dengan lantang.
Ikrar Bersama untuk Kedamaian
Dalam apel ini, para peserta mengucapkan ikrar penuh tekad: menjaga persatuan, menolak segala bentuk provokasi dan anarkisme, mengutamakan musyawarah dalam menyelesaikan perbedaan, serta berkomitmen membangun Kota Malang yang rukun dan harmonis.
Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Nanang Haryono, juga menegaskan kesiapan pihak kepolisian untuk bersinergi dengan warga.
“Kami ingin masyarakat merasa aman. Jika ada provokator, segera laporkan. Bersama-sama kita pastikan Malang tetap kondusif dan damai,” tegasnya.
Malang, Kota Harmoni
Apel “Sinergi Ngalam Mbois Guyub Damai” bukan sekadar seremonial, melainkan pengingat bahwa keamanan kota bukan hanya tugas aparat, tetapi juga tanggung jawab bersama seluruh warga. Dengan persatuan, kebersamaan, dan semangat gotong royong, Malang diharapkan terus tumbuh sebagai kota harmoni yang mbois, guyub, dan damai.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan Online