Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Minggu, 07 SEPTEMBER 2025 • 23:27 WIB

Gerakan Pangan Murah (GPM) Kembali Digelar di Tunggulwulung, Malang

Gerakan Pangan Murah (GPM) Kembali Digelar di Tunggulwulung, MalangWali Kota Malang Wahyu Hidayat (kiri berdiri) saat meninjau GPM di Kelurahan Tunggulwulung (Pemkot Malang)

Malang - Gerakan Pangan Murah (GPM) kembali hadir di Kelurahan Tunggulwulung, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, pada Minggu pagi. Program ini adalah rangkaian dari pelaksanaan GPM serentak yang sebelumnya dimulai di Kelurahan Mulyorejo, dan akan menyambangi beberapa kecamatan serta kelurahan lain selanjutnya.

Acara ini ditinjau langsung oleh Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat. Ia menyampaikan bahwa GPM merupakan alat strategis pemerintah dalam menjaga stabilitas harga dan stok bahan kebutuhan pokok. Lewat kolaborasi lintas sektor termasuk dengan Perumda Tugu Aneka Usaha program ini menyediakan bahan-bahan penting dengan harga lebih rendah dari pasar.

Berbagai komoditas tersedia untuk masyarakat, antara lain cabai keriting yang dijual seharga Rp25.000/kg (lebih murah dari rata-rata Rp32.000/kg di pasaran), tomat Rp4.000/kg (sebelumnya Rp7.000/kg), kentang Rp12.000/kg (sebelumnya Rp15.000/kg), dan cabai besar Rp30.000/kg (sebelumnya Rp35.000/kg). Selain itu, tersedia pula beras SPHP kemasan 5 kg seharga Rp57.500, beras premium 5 kg Rp72.500, minyak goreng merk Minyakita 1 liter seharga Rp15.500, tepung terigu Rp11.000/kg, serta gula pasir Rp15.000/kg.

Menurut Wali Kota, sejak pelaksanaan program ini, harga kebutuhan pokok di pasaran mulai menunjukkan tren penurunan dan kembali mendekati harga normal. Ia juga menegaskan bahwa keberadaan GPM merupakan respon konkret terhadap instruksi Presiden melalui Mendagri, sebagai langkah preventif terhadap panic buying di masyarakat. Meski sebelumnya sempat terjadi kelangkaan beras akibat fenomena beras oplosan dan terbatasnya stok SPHP, kondisi kini berjalan lebih stabil beberapa hari terakhir pasokan pangan dinyatakan aman.

Warga pun terlihat antusias mengikuti GPM. Banyak yang rela antre sejak pagi untuk mendapatkan komoditas kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau. Beberapa mengaku sangat terbantu, terutama ketika harga di pasar meningkat signifikan. Untuk menjaga pemerataan, terdapat batasan pembelian for example, beras SPHP maksimal untuk 10 kg per keluarga sementara bahan lain tetap tersedia tanpa batasan.

Pemerintah melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian menegaskan, GPM akan terus diintensifkan terutama saat terjadi fluktuasi harga. Penyelenggaraan di Tunggulwulung kali ini menjadi penegasan bahwa program ini bukan sekadar bantuan sesaat, melainkan bagian dari strategi keberlanjutan menjaga daya beli masyarakat dan ketahanan pangan di tengah gejolak ekonomi.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Kominfo Pemkot Malang

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Gerakan Pangan Murah (GPM) Kembali Digelar di Tunggulwulung, Malang

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!