Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Jumat, 10 OKTOBER 2025 • 14:11 WIB

Menteri Haji Tekankan Pengawasan Ketat Agar Dana Haji Tidak Bocor

Menteri Haji Tekankan Pengawasan Ketat Agar Dana Haji Tidak BocorMenteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf atau yang akrab disapa Gus Irfan (Antara News)

Malang - Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf (Gus Irfan), mengingatkan seluruh jajaran kementerian untuk bersama-sama menjaga agar dana haji tidak bocor. Setelah acara wisuda di UIN Maulana Malik Ibrahim di Malang, ia menyampaikan bahwa tiap orang di Kementerian Haji punya tanggung jawab yang sama memastikan dana haji digunakan tepat sasaran.

Ia menekankan bahwa walau kebocoran hanya satu persen, nilai kerugiannya bisa sangat besar. Contohnya, satu persen dari alokasi dana haji setara dengan Rp 200 miliar. Menurutnya, itu semua adalah dana rakyat yang harus dipertanggungjawabkan dunia dan akhirat.

Sebagai langkah pencegahan, Gus Irfan menyebutkan bahwa kementeriannya sudah menjalin koordinasi dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). KPK membantu mendampingi pelaksanaan haji agar bebas dari tindakan penyelewengan.

Pengecekan rekam jejak orang-orang yang bekerja di Kementerian Haji juga akan diperketat. Jajaran lama maupun baru akan diawasi, agar tidak muncul masalah di masa depan. Kementerian akan memasukkan tenaga dari lembaga lain dan memantau mereka melalui KPK, untuk memastikan tidak ada pelanggaran.

Audiensi formal juga telah dilakukan antara Menteri Haji dan pimpinan KPK. Dari pihak KPK, Sekretaris Jenderal Cahya Hardianto Harefa menyatakan kesiapan mendampingi dan mengawal penyelenggaraan haji agar berjalan maksimal dan transparan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Antara News

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Menteri Haji Tekankan Pengawasan Ketat Agar Dana Haji Tidak Bocor

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!