Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Rabu, 31 DESEMBER 2025 • 07:05 WIB

SSD Terancam Langka di 2026. Harga Diprediksi Melonjak Tajam

SSD Terancam Langka di 2026. Harga Diprediksi Melonjak TajamSSD Akan Langka di 2026 (Bhekti Setyowibowo/INDOZONE)

News - Pasar SSD dan RAM konsumen diperkirakan memasuki fase sulit pada 2026. Komponen yang selama ini mudah dibeli akan terasa langka. Harganya berpotensi melonjak drastis. Kondisi ini muncul karena perubahan besar di industri memori global.

Produsen memori dunia mulai mengalihkan fokus. Produksi NAND Flash dan DRAM tidak lagi diprioritaskan untuk PC dan laptop rumahan. Kapasitas pabrik diarahkan ke server AI dan pusat data berkapasitas besar. Laporan Kanakomputer menyebut pergeseran ini memicu ketidakseimbangan pasokan dan permintaan yang ekstrem.

Lonjakan kebutuhan AI menjadi pemicu utama. Pengembangan kecerdasan buatan membutuhkan memori dalam jumlah masif. Server AI memerlukan RAM dan NAND kelas enterprise dengan performa tinggi. Permintaan ini tumbuh jauh lebih cepat dibanding pasar konsumen.

Akibatnya, pabrik memori mengalihkan lini produksinya. DRAM dan NAND dialihkan ke HBM atau High Bandwidth Memory yang khusus dipakai untuk AI. Segmen PC dan laptop konsumen tidak lagi menjadi prioritas utama.

Dampak paling terasa datang dari keputusan produsen besar. Micron dikabarkan akan menghentikan lini produk konsumen Crucial mulai awal 2026. Langkah ini mempersempit pilihan SSD dan RAM di pasar ritel. Konsumen akan menghadapi rak yang makin kosong dan opsi yang terbatas.

Situasi ini menciptakan krisis pasokan. Permintaan AI terus melonjak, sementara produksi tidak mampu mengejar kebutuhan ganda. Pasar konsumen berada di posisi paling lemah karena kalah bersaing dengan proyek data center bernilai besar.

Dampaknya sudah bisa diprediksi. Harga SSD dan RAM diperkirakan naik signifikan sepanjang 2026. Produsen PC dan laptop bahkan sudah memberi sinyal kenaikan harga perangkat mulai tahun tersebut. Biaya produksi meningkat karena komponen inti semakin mahal.

Bagi konsumen, kondisi ini menjadi sinyal penting. Banyak pengamat menyarankan membeli SSD dan RAM sekarang. Harga saat ini disebut masih menjadi titik terendah untuk beberapa kuartal ke depan. Menunda upgrade berisiko membuat biaya jauh lebih mahal di kemudian hari.

Perbaikan pasar tidak akan cepat. Kondisi diperkirakan baru membaik setelah 2027. Itu pun jika kapasitas produksi memori kembali ditingkatkan dan laju permintaan AI mulai melambat. Hingga saat itu, SSD bukan lagi komponen murah yang bisa dibeli kapan saja.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan Online

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

SSD Terancam Langka di 2026. Harga Diprediksi Melonjak Tajam

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!